Kammi Komisariat IdamanBanjarbaru

Kammi Komisariat IdamanBanjarbaru jaya jaya jaya KAMMI Komisariat Idaman adalah salah satu komisariat KAMMI Daerah Banjarbaru yang ada di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komisariat Idaman ini adalah wadah perjuangan permanen untuk melahirkan pemimpin bangsa masa depan dan mewujudkan masyarakat Islami di Banjarbaru dan Indonesia pada umumnya. MISI KAMMI Komisariat Idaman, adalah :
1. Membina keislaman, keimanan dan ketaqwaan mahasiswa muslim Banjarbaru.
2. Menggali, mengembangkan dan memantapkan potensi dakwah, intelektual s

osial, politik dan kemandirian mahasiswa.
3. Mencerahkan dan meningkatkan kualitas masyarakat Banjarbaru menjadi menjadi masyarakat rabbani, idaman, adil dan sejahtera.
4. Memelopori dan memelihara komunikasi, solidaritas dan kerjasama mahasiswa Indonesia khususnya di wilayah Banjarbaru dalam menyelesaikan permasalahan kerakyatan dan kebangsaan.
5. Mengembangkan kerjasama antar elemen bangsa dan negara dengan semangat membawa kebaikan, menyebar manfaat dan mencegah kemmungkaran (amar ma'ruf, nahi munkar)

KAMMI Komisariat Idaman Banjarbaru diketuai oleh Saudara Muhammad Iqbal Pratama (Kimia UNLAM, 2012). Memiliki 4 Departemen dan 1 Biro, yakni Departemen Kaderisasi, Departemen Sosial Masyarakat, Departemen Ekonomi, Departemen Humas dan Kebijakan Publik serta Biro Kemuslimahan.

BAKAL SEPERTI APA LIGA INGGRIS SEKARANG ???   #433
24/07/2025

BAKAL SEPERTI APA LIGA INGGRIS SEKARANG ???


#433

𝐏𝐀𝐋𝐌𝐄𝐈𝐑𝐀𝐒 WIN
28/06/2025

𝐏𝐀𝐋𝐌𝐄𝐈𝐑𝐀𝐒 WIN

SosMas In News "Tuanku Imam Bonjol (lahir di Bonjol , Pasaman,Sumatera Barat , Indonesia 1772 - wafat dalam pengasingan ...
12/02/2018

SosMas In News "Tuanku Imam Bonjol (lahir di Bonjol , Pasaman,
Sumatera Barat , Indonesia 1772 - wafat dalam pengasingan dan dimakamkan di Lotak,
Pineleng, Minahasa , 6 November 1864 ), adalah salah seorang ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803-1838. Tuanku Imam Bonjol diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan SK Presiden RI Nomor 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November
1973. Nama asli dari Tuanku Imam Bonjol adalah
Muhammad Shahab , yang lahir di Bonjol pada tahun 1772 . Dia merupakan putra dari pasangan Bayanuddin (ayah) dan Hamatun (ibu). Ayahnya, Khatib Bayanuddin, merupakan seorang alim ulama yang berasal dari Sungai Rimbang, Suliki, Lima Puluh Kota. Sebagai ulama dan pemimpin masyarakat setempat, Muhammad Shahab memperoleh beberapa gelar, yaitu Peto Syarif , Malin Basa , dan Tuanku Imam. Tuanku nan Renceh dari Kamang, Agam sebagai salah seorang pemimpin dari Harimau nan Salapan adalah yang menunjuknya sebagai
Imam (pemimpin) bagi kaum Padri di Bonjol. Ia akhirnya lebih dikenal dengan sebutan Tuanku Imam Bonjol."


SosMas In News "Dr. KH. Idham Chalid (lahir di Satui, Kalimantan Selatan , 27 Agustus 1921 – meninggal diJakarta , 11 Ju...
07/02/2018

SosMas In News "Dr. KH. Idham Chalid (lahir di Satui, Kalimantan Selatan , 27 Agustus 1921 – meninggal di
Jakarta , 11 Juli 2010 pada umur 88 tahun) adalah salah satu politisi Indonesia yang berpengaruh pada masanya. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda . Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua MPR dan Ketua DPR . Selain sebagai politikus ia aktif dalam kegiatan keagamaan dan ia pernah menjabat Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama pada tahun
1956 - 1984 . Sejak kecil Idham dikenal sangat cerdas dan pemberani. Saat masuk SR ia langsung duduk di kelas dua dan bakat pidatonya mulai terlihat dan terasah. Keahlian berorasi itu kelak menjadi modal utama Idham Chalid dalam meniti karier di jagat politik.
Selepas SR, Idham melanjutkan pendidikannya ke Madrasah Ar-Rasyidiyyah pada tahun 1922. Idham, yang sedang tumbuh dan gandrung dengan pengetahuan, mendapatkan banyak kesempatan untuk mendalami bahasa Arab, bahasa Inggris, dan ilmu pengetahuan umum. Kemudian Idham melanjutkan pendidikannya ke
Pesantren Gontor yang terletak di Ponorogo ,
Jawa Timur. Kesempatan belajar di Gontor juga dimanfaatkan Idham untuk memperdalam bahasa Jepang, Jerman, dan Prancis.
Tamat dari Gontor, 1943, Idham melanjutkan pendidikan di Jakarta . Di ibukota, kefasihan Idham dalam berbahasa Jepang membuat penjajah Dai-Nipon sangat kagum. Pihak Jepang juga sering memintanya menjadi penerjemah dalam beberapa pertemuan dengan alim ulama. Dalam pertemuan-pertemuan itulah Idham mulai akrab dengan tokoh-tokoh utama NU."


Assalamualaikum Wr. Wb.Hai hai..Kami dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) komisariat Idaman Banjarbaru ...
29/01/2018

Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai hai..
Kami dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) komisariat Idaman Banjarbaru akan mengadakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia unit transfusi darah Kab. Banjar

Donor darah dan Pelayanan Kesehatan Gratisss bagi pendonor 😄
Terbuka Untuk Umum

Donor darah sendiri bermanfaat untuk menurunkan resiko kanker dan menjadikan pikiran lebih stabil serta banyak manfaat kesehatan lainnya
Jadi supaya hidup kita di tolong pencipta karena nolong orang lain seperti sabda manusia paling sehat sepanjang hidupnya
Baginda Rasulullah SAW.
Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya. (HR. Muslim)

Daripada cuma duduk manis atau ngerjain hal unfaedah lainnya
Lebih baik ikut acara ini😊😊

Kuyy save the time yea👇👇

Tempat🏥 : Langgar Uswatun Hasanah (Depan Pondok Garuda)
Tgl📅 : Selasa/ 13 Februari 2018
Waktu 🕕 : 09.00-12.00 WITA

Fasilitas :
- Snack
- Cek kesehatan peserta donor darah

Untuk pendaftaran dan info lebih lanjut, hubungi :👇👇
📞Lingga 0857-8733-2023 id line linggaendar
📞Arie Kurniawan 0823-5024-8909
Id line arie110496
& Follow kami di ig kammi.idaman.banjarbaru

"Siapapun Anda berhak menjadi orang baik untuk menolong hidup orang lain"



[C O N G R A T U L A T I O N] Barakallah wa innalillah diucapkan kepadakader atas nama Nurhikmah selaku Kepala Departeme...
20/11/2017

[C O N G R A T U L A T I O N]
Barakallah wa innalillah diucapkan kepada
kader atas nama Nurhikmah selaku Kepala Departemen Hubungan Masyarakat (HUMAS) KAMMI Komisariat Idaman Banjarbaru
yang telah dipercayakan oleh rekan-rekan
Himpunan Mahasiswa Perlindungan Tanaman Indonesia
menyandang amanah baru sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Perlindungan Tanaman Indonesia (HMPTI) Periode 2017/2018.
Be patient, for what was written for you was written by the greatest of Writest.
Tetap semangat, semoga dijaga keistiqomahannya sampai akhir, terus menebar kebaikan dan manfaat dimanapun berada :)

.idaman.banjarbaru

Assalamualaikum Wr. Wb.Selamat malamKami ucapkan selamat kepada Sdr (i) ... beserta tim yang telah lulus seleksi tahap 1...
21/10/2017

Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat malam

Kami ucapkan selamat kepada Sdr (i) ... beserta tim yang telah lulus seleksi tahap 1 (verifikasi berkas) Lomba Karya Tulis Ilmiah KNPI 2017.

Selanjutnya silahkan Saudara untuk melakukan prosedur berikut.
1. Melakukan daftar ulang dengan membayar Rp 50k melalui transfer ke rekening panitia (tercantum di panduan), jika tidak maka peserta dianggap mengundurkan diri dan digantikan dengan peserta lain.
2. Menyiapkan slide powerpoint KTI untuk seleksi tahap 2 (presentasi).
3. Mencetak naskah KTI berjilid 3 rangkap, dan dibawa ketika presentasi.
4. Berhadir di Aula Lingganan Intan Kantor DPRD Banjarbaru pada tanggal 25 oktober 2017 pukul 8.00 untuk melakukan presentasi.

*Untuk prosedur lebih jelas, silahkan cek panduan LKTI, atau hubungi contact person panitia.

Ttd.
Panitia LKTI KNPI 2017

KAMMI UNTUK MUKesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia,Bagi saya yang masih ‘newbie’, ‘noob’, ‘gak expert’, membicarakan...
15/09/2017

KAMMI UNTUK MU

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia,

Bagi saya yang masih ‘newbie’, ‘noob’, ‘gak expert’, membicarakan organisasi mahasiswa ekstra kampus satu ini mungkin terkesan ‘sok’, masih AB1 dengan lancangnya “curhat” tentang KAMMI, baca buku pergerakan saja masih sedikit, diskusi saja masih gagap, pemikiran kenegaraan belum utuh, Islam masih belajar, mau membicarakan KAMMI layaknya akh Eri Muriyan atau ukh Alikta HS?

Tapi saya ingat dengan motto (mungkin) KAMMI yang diajarkan oleh akh Yogik Irawan, “perubahan dan perbaikan”. Siapa tahu curhatnya AB1 ini bisa berdampak positif? Insyaallah, juga sebelumnya selaku kader KAMMI, saya ingin meminta maaf jika ada kesalahan dalam curhat kali ini.

Bagi saya, KAMMI adalah jalan saya dalam berubah, berhijrah. Kala itu ada sebuah seminar yang diadakan oleh KAMMI, saya kurang tahu pasti apakah komsat Idaman atau daerah Banjarbaru, yang jelas kala itu anak-anak KAMMI menghadirkan orang-orang yang dalam sudut pandang saya adalah “prestasi hebat”, yaitu Presiden Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat akh Ari Yanto”, Sekretaris Jendral BEM Universitas Lambung Mangkurat akh “Dimas Nurhadi”, juga ukh “Erni Arniati Noviasari” yang mana menjadi mahasiswa berprestasi dalam sayap ilmu, jika tak salah dalam hal PKM kala itu, saya sedikit lupa. Yang jelas mereka semua adalah kader dari KAMMI.

Jujur, dalam beberapa tahun saya dilahirkan sampai saya masuk dalam perguruan tinggi sudut pandang saya tentang orang taat beragama adalah “ketinggalan zaman” dan “kuno”, karena yang saya lihat jika dia seorang remaja yang taat cenderung pergaulannya tertutup, prestasinya juga biasa-biasa saja. Maka saya alergi dengan Islam kala itu, walau agama saya Islam, walau saya sholat, puasa dan bersyahadat namun kiranya saya tak menerapkan Islam secara menyeluruh, tak menjadikan Islam sebagai jalan kehidupan.

Lewat KAMMI, ada sesuatu yang menggiring saya agar mendekati Islam, karena saya melihat rolemodel luar biasa. Walaupun akhir-akhir ini jika dipikir kembali, apakah saya akan masuk organisasi ekstrakampus yang lain seandainya mereka lebih dahulu menawarkan saya “big role model” dengan jabatan penting di kampus atau sayap ilmu yang melangit? Bisa jadi, karena organisasi ekstrakampus lainpun memiliki kader-kader besar nan hebat yang bisa dibanggakan. Tapi, saya bersyukur Allah mengarahkan saya untuk bergabung dengan aliansi mahasiswa ini. Karena logika saya, umur yang relatif muda tapi dapat memberikan pengaruh luar biasa, bahkan dapat bersaing dengan organisasi ekstrakampus lain misalnya dalam hal perebutan posisi penting dalam dunia kampus adalah suatu bukti bahwa KAMMI memiliki alur kaderisasi yang bagus. Juga sedikit pengamatan saya tentang organisasi lain yang cenderung sudah mulai menjauh dari ruh Islam (yang saya agung-agungkan), bisa terlihat dari pemikiran dan kondisi para kadernya yang sering tampil di laman media sosial, cara berpakaiannya atau tingkah lakunya dalam sosial kemasyarakatan. Berbeda dengan anak-anak KAMMI, yang pemikiran dan ideologinya terjaga dan gerakgeriknya sangat dekat dengan pemikiran Islam, Islam yang sesuai dengan saya pastinya, yang saya s**a, yang saya s**a juga pastinya apa yang diatur oleh Allah dan diajarakn oleh Rasulullah. Islam tidak sempit. Bukan tugas saya memang menilai organisasi lain, namun kiranya cukup pantas untuk dituliskan sebagai opini saya dalam membandingnya KAMMI.

KAMMI bagi saya pasti berarti. Karena disinilah kesensitifan, pemikiran, curiga, gundah dan sedih saya dapat dilampiaskan. Orasi, penggalangan dana, obsesi menjadi ketua BEM Universitas, Penghafal Quran, mengajak orang-orang pada kebaikan (Islam) dapat disalurkan, difasilitasi. Sifat kekanakan lagi buruk perlahan tergusur karena pemikiran Islam yang melalang buana di kepala merubah anak yang kasar lagi acuh tak acuh terhadap orang tua menjadi anak yang orang tuanya sampai berkata “kok kamu berbeda nak?”, para kader yang senantiasa tersenyum cantik jika bertemu, genggam erat tangan yang hangat, juga keikhlasan di jalanan yang menyentuh.

KAMMI membuka pemikiran saya khususnya terhadap Indonesia juga dunia. Saya yang dulunya mencaci maki Indonesia saat kalah dalam sepakbola sekarang malah berkata “masih ada hari esok wahai Indonesia ku”. Kebanggaan terhadap merah putih, namun tak menjadikan lupa akan kebahagiaan orang-orang dari negri lain.

KAMMI juga yang mendekatkan saya dengan Islam. Kiranya sudah saya jelaskan diawal bagaimana detail yang paling berkesan dalam hidup adalah ketika saya hijrah itu. Niat kuat untuk hijrah dimulai dari situ. Walaupun pada perjalannnya proses hijrah saya terjadi ketika saya putusakn untuk “sudah” dengan do’I, si belum halal. KSI Asy-Syifa menjadi penyempurnanya.

KAMMI, bagi saya sangat hebat.

Jika kita melihat KAMMI-KAMMI khususnya di luar jawa, organisasi ini terbilang sukses dan menjadi favorit bagi mahasiswa yang haus akan keadilan, haus akan obsesi dengan niat baik, lapar akan kontribusi nyata bagi negri. Di kalimantan, kalimantan selatan jika dibandingkan jawa bisa dibilang KAMMI disini masih kecil, namun dalam perjalanan waktu KAMMI disini akan menjadi sangat besar, karena hal besar selalu dimulai oleh hal kecil terlebih dahulu.

Namun, sesuatu yang kecil tak akan pernah menjadi besar jika tak ada usaha untuk menjadi besar. Latar belakang dan sejarah KAMMI yang hebat, gambaran lapangan dari berbagai daerah, juga cita-cita dan visi KAMMI yang megah tak akan pernah tercapai jika kader dari KAMMI tak mengusahakan terlaksananya semua itu.

Cara yang tepat agar para kader mengusahakan cita-cita dan visi dari KAMMI adalah dengan menjadi mereka cinta terhadap KAMMI itu sendiri, dan cinta berawal dari rasa kenyamanan dari pengurusnya, rasa nyaman hadir karena kebutuhan yang terpenuhi dari setiap pengurus. Kebutuhan pengurus yang beragam juga harus membuat KAMMI agar lebih peka terhadap ekspetasi dari pengurusnya, obsesinya dan apa saja yang diinginkannya.

Melakukan diskusi evaluasi bulanan KAMMI atau membuat kuesioner pada para pengurus bisa menjadi solusi lalu mengambil langkah bersama-sama dalam perealisasiannya. Dengan cara itu, saat KAMMI sudah menjadi tempat untuk pulang para kadernya jangan heran jika kader mati-matian dalam memperjuangkannya.

Karena KAMMI adalah organisasi yang hebat, dengan cita-cita hebat, kader-kader hebat juga jalan yang hebat Islam. Sangat disayangkan jika memiliki kader yang bahkan tak ada niat untuk membesarkannya.

Epilog…
Sebentar lagi DM1 untuk KAMMI Komsat Idaman Banjarbaru, para kader pasti sibuk mencari mahasiswa yang mau ikut untuk mngikuti DM. Segala jenis bentuk kata-kata yang menganggungkan KAMMI bisa menjadi solusi yang tepat karena memang begitu adanya, namun komsat satu dan yang lain tak sama persis, ada yang sudah besar seperti Brawijaya misalnya ada yang masih berjaung agar menjadi besar, idaman. Maka jangan sampai kita selaku kader KAMMI Komsat Idaman mengecewakan para kader baru ini.

Evaluasi, diskusi dan bersama-sama dan perealisasian KAMMI yang lebih baik adalah pilihan.

Ini jalan Islam, jalan diridhoi Allah swt. Saya selaku kader KAMMI, walau lelah namun Allah selalu balas amal yang hari ini saya lakukan. Jangan pernah merasa rugi.

Sedikit pengantar untuk kalian
Reo Dwi Saputra
Ahmad Syllia Maulana
Wahyudi Wildan
Munawarah
Masda Lifah

Address

Jalan Unlam 3
Banjarbaru

Telephone

085654212954

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kammi Komisariat IdamanBanjarbaru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share