Pesantren Al-Madina

Pesantren Al-Madina Pesantren Tahfidz dan Entreprenuer

Ikhtiar Duplikasi Generasi Madinah

06/08/2014

لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّلَّذِينَ آمَنُواْ الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُواْ

Artinya : “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al Maidah : 82)

18/07/2014

Subhanallah, Gubernur Ini Hafidz Al-Qur'an

REPUBLIKA.CO.ID, Bagi Tuan Guru H Muhammad Zainal Majdi MA yang juga Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), membaca dan berusaha menghafal Alquran penting sekali.

Menurutnya, untuk memahami tuntunan Nabi Muhammad SAW terkait dengan Alquran, maka menghafal Alquran termasuk bagian dari pengkhidmatan (berkhidmat) kepada Alquran.

''Jadi, jangan sampai menghafal ayat-ayat Alquran hanyalah sekadar iseng-iseng saja,'' paparnya. Tuan Guru yang hingga kini masih melanjutkan pendidikan program doktoral pada Universitas Al Azhar Mesir itu telah menghafal Alquran sejak nyantri di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan di Lombok Timur, kurang lebih selama enam tahun yakni selama menempuh pendidikan Tsanawiyah hingga Muallimin.

''Sesungguhnya tidak sulit menghafal Alquran itu. Kalau pun ada, itu terjadi pada muraja'ah (mengulang) atau istirja' (mengembalikan memori),'' jelasnya.

Tuan Guru telah meraih gelar doktor dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ia berhasil melalui ujian di Universitas Al Azhar dalam bidang tahfiz Alquran sebanyak 12 juz.

Ia mengakui, yang paling sulit adalah pada ujian lisan, karena harus langsung menjawab dan hampir tidak ada waktu untuk berpikir.

Lantas, kapan Tuan Guru memilih waktu tepat untuk menghafal Alquran di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat?

''Selain ba'da shalat, saya sering memilih waktu di kendaraan dalam perjalanan ke berbagai daerah untuk menghafal Alquran mengikuti tilawah dari beberapa qori seperti Hudzaifi dan Abdul Basith.''

13/07/2014

"Bukan KESULITAN yang membuat kita TAKUT, tapi KETAKUTAN yang membuat kita SULIT, karena itu jangan pernah MENCOBA untuk MENYERAH dan jangan pernah MENYERAH untuk MENCOBA. Maka jangan katakan pada ALLAH aku punya MASALAH, tetapi katakan pada MASALAH aku punya ALLAH yang MAHA SEGALANYA."
(Ali Bin ABi Tholib r.a)

09/07/2014

Dari Anas, ia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

“Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu ada berkah.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad, Darimi)

Penjelasan:

Orang yang berpuasa disunnahkan makan sahur. Makan sahur ini oleh Rasulullah Shalalllahu ‘Alaihi Wassalam dikatakan sebagai makan yang membawa kebaikan dan keutamaan bagi yang melakukannya. Orang yang makan sahur mendapat keuntungan ganda, yaitu kenyang dan mendapat berkah sepanjang hari ia berpuasa.

Oleh karena itu, orang yang berpuasa sebaiknya makan sahur, supaya tidak merasa lapar selama puasa dan mendapat berkah darinya.

07/07/2014

Dari Sahl bin Sa’ad, sesungguhnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

لَايَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الفِطْرَ

“Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, Malik, dan Darimi)

Penjelasan:

Puasa yang ditetapkan oleh Islam bermula sejak tiba waktu shubuh sampai tiba waktu maghrib. Bila waktu maghrib sudah tiba, seseorang yang berpuasa, disunnahkan segera berbuka.

Dengan demikian, orang yang segera berbuka mendapatkan pahala lebih banyak daripada orang yang menundanya.

06/07/2014

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

إنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطرِه دَعوَةً مَا تُرَدُّ, كَانَ عَبدَ اللهِ إِذَا أَفطَرَ يَقُولُ: اللهم إِنِّي أَسألُكَ بِرَحمتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

‘Bagi orang yang puasa ada do’a yang tidak akan ditolak ketika ia berbuka.’ Bahwa ‘Abdullah berbuka, ia berdo’a” ‘Ya Allah, aku meminta kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala-galanya agar Engkau mengampuni aku.” (HR. Ibnu Majah)

02/07/2014

Oleh: Ustadz Muhammad Thalib

Dari Anas, ia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:

“Apabila makanan telah dihidangkan, dahulukanlah makan sebelum shalat maghrib dan janganlah kamu tergesa-gesa makan makanan malam kamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan:

Bila tiba saat berbuka puasa, hendaklah orang yang puasa mendahulukan berbuka dan makan hidangan yang telah tersedia daripada shalat maghrib. Dalam berbuka, ia tidak boleh tergesa-gesa, tetapi hendaklah makan dengan wajar dan dengan tempo yang wajar p**a, sehingga tidak menghabiskan waktu maghrib.

02/07/2014

" Jangan mencintai orang yang tidak mencintai Allah. Jika mereka dapat meninggalkan Allah. mereka akan meninggalkanmu."

Imam Syafi'i rahimahullah

28/06/2014

Dan dari Anas ra ia berkata,
“Rasulullah berbuka dengan beberapa butir ruthab (kurma basah yang baru masak) sebelum sholat maghrib, bila tidak ada (beliau) berbuka dengan beberapa butir tamar (kurma kering), kalau tidak ada (beliau) minum beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud)

26/06/2014

“Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak keturunan yang lemah, yang mereka khawatirkan. Oleh karena itu hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar” (al-Nisaa’ 9)

21/06/2014

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Wahai sekalian para pemuda, barang siapa di antara kalian telah mampu untuk menikah maka hendaknya ia menikah, karena menikah dapat lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan. Barang siapa yang belum mampu menikah maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa adalah penjaga baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

20/06/2014

Manusia meminta hal-hal buruk seolah-olah mereka meminta hal-hal baik, karena manusia cenderung tergesa-gesa. (QS. al-Isra' [17]:11)
Manusia adalah makhluk (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku Perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku. Maka jangan lah kamu meminta Aku Menyegerakannya. (QS. al-Anbiya' [21]:37)

Silahkan di bagikan dan di like.
InsyaAllah bermanfaat.

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."(HR. Al-Bukhari)

Address

Jalan Martorejo
Batu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesantren Al-Madina posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Pesantren Al-Madina:

Share