MDT Rif'atul Wildan Balongrejo

  • Home
  • MDT Rif'atul Wildan Balongrejo

MDT Rif'atul Wildan Balongrejo Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MDT Rif'atul Wildan Balongrejo, .

28/08/2020
Logo terbaru MDT RIFATUL WILDAN.
07/08/2020

Logo terbaru MDT RIFATUL WILDAN.

06/05/2020
13/01/2020

Di beritahukan Kepada semua santri rifatul wildan , pada hari rabu 17 januari 2020 masuk setelah libur semester .
Untuk nilai hasil senester masih dalam proses terimakasih.

10/09/2019

MENDIDIK ANAK ALA GUS BAHA'

Harta benda dan anak adalah (mengandung) fitnah. Begitu kata Alquran. Lantas fitnah yang bagaimana?

Secara sederhana, fitnah di sini mempunyai arti cobaan dan ujian. Orang yang mempunyai harta cenderung sulit stabil dalam hal ibadah, begitu p**a orang yang mempunyai anak.

Ketika belum punya anak ia sangat gemar sedekah, lalu ketika punya anak, merasa eman-eman dengan sedekah, sebab ia merasa harus memenuhi kebutuhan anak.

Begitu kira-kira.

Berbicara soal anak, saya teringat ketika ngaji dengan Gus Baha' di Bedukan Wonokromo. Kira-kira di tahun 2017. Gus Baha' punya cara pandang tentang anak yang tidak lazim bagi kebanyakan orang.

"Ojo wani-wani karo anak, ndak kuwalat." - Jangan berani sama anak, nanti kalian bisa celaka.

Bagi saya, yang selalu mendengar Jangan berani sama orang tua, nanti celaka. Gus Baha' membalik kalimat tersebut, bahwa anak harus dihormati.

Anak selamanya adalah anak

Gus Baha' menjelaskan bahwa anak, mempunyai ikatan yang tidak akan putus. Berbeda dengan istri, ketika cerai maka hak dan kewajiban yang pernah melekat akan gugur seketika.

Ikatan yang tak akan putus tersebut, meskipun jika anak mempunyai kelakuan yang nakal, mbedugal dan ndableg, mereka akan tetap menjadi anak, bahkan jika anak dan orang tua saling berjanji tidak mau mengakui hubungan mereka, maka tetap saja secara syariat mereka tetap mempunyai hubungan, jika salah satu di antara mereka yang meninggal dunia, maka warisan tetap berlaku. Jika perempuan, maka walinya tetap saja adalah ayahnya.

Begitulah anak. Statusnya akan selalu melekat tanpa sekat.

Anak adalah penerus Kalimat Tauhid

Gus Baha' memberikan poin penting tentang kalimat tauhid. Baginya, kalimat tauhid adalah kalimat kebenaran yang universal dan absolut. Sehingga jika kalimat tersebut diucapkan oleh orang gila sekalipun, kalimat tersebut akan selalu benar.

Kebenaran kalimat tauhid tidak bisa dimonopoli oleh siapapun. Meskipun diucapkan oleh seorang pendosa sekalipun kalimat tauhid tidak menjadi hina, begitu p**a jika diucapkan oleh orang saleh sekalipun kalimat tersebut juga tidak akan bertambah mulia.

Siapapun orang yang mengucapkan kalimat tauhid akan menjadi mulia, siapapun orangnya. Sebab itulah Gus Baha' menghormati anaknya, sebab anaknyalah yang kelak akan meneruskan kalimat tauhid tersebut.

Sebab inilah, Gus Baha' mengaku tidak pernah memukul anaknya, "Bagaimana bisa mukul ketika saya selalu ingat bahwa ia adalah umatnya Nabi Muhammad yang kelak akan menjadi penerus agama Islam." begitu kira-kira kalimat Gus Baha'.

Jangan sampai anak merasa kecewa dengan Bapaknya

Kekecewaan anak terhadap orang tua, agaknya sebanding dengan kekecewaan orang tua terhadap anak. Sebagai orang tua kita merasa yang paling berhak atas masa depan anak kita. Sebagai anak, kita justru yang paling berhak kelak mau menjadi apa. Wajar, sebab zaman yang dialami oleh orang tua dan anak sama sekali berbeda.

Gus Baha' selalu mewanti-wanti bagaimana anaknya harus bangga kepada bapaknya, ini bukan persoalan sombong-sombongan, tapi ini mendidik kepada anak agar ia tidak kecewa kepada orang tuanya dengan membanding-bandingkan orang tuanya dengan orang tua temannya.

Gus Baha' mempunyai pola hidup yang sederhana, beliau punya televisi hanya karena, jangan sampai anaknya pergi dari rumah hanya ingin menonton televisi di tetangga.

Bagi saya ini persoalan yang sulit. Bagaimana agar anak bisa bangga mempunyai orang tua seperti kita.

Gus Baha', ketika memberikan uang saku untuk sekolah kepada anaknya yang masih sekolah setingkat SD: Mas Hasan selalu lebih dari teman-temannya. Kata istrinya apakah itu tidak boros jika anak seusia itu dengan uang 5.000 sedangkan teman-temannya hanya diberi uang saku 2.000

Kata Gus Baha' tidak. Sama sekali tidak boros. Gus Baha ingin mengajarkan kepada anaknnya untuk selalu jajan kepada penjual-penjual jajanan di sekolah, persoalan tidak sehat dan atau tidak enak lalu dibuang silahkan, buang saja.

Persoalan dibuang berarti itu adalah rejekinya hewan-hewan seperti semut, cacing dan lain-lain. Gus Baha' ingin mengajarkan bahwa kita harus mempunyai kontribusi kepada orang yang mencari nafkah dengan cara yang halal; berjualan jajanan di sekolah-sekolah.

Tidak ada yang mubazir, bagi Gus Baha'. Cara pandang seperti ini tentunya tidak lazim, dan tergantung pada niatnya.

Meskipun tidak lazim, minimal bisa memberikan kita pemahaman yang lain, bahwa mendidik anak adalah pilihan orang tua. Nasehat Gus Baha' kepada para orang tua adalah jangan mengira bahwa anak nakal itu tidak ada hubungannya dengan orang tua, sangat berhubungan. Jika kalian ingin melihat dirimu, maka lihatlah anakmu.

Cerminan seperti ini sering mengingatkan saya kepada teman-teman saya yang merasa menyesal hingga menangis setelah memarahi anaknya.

Jika kita marah-marah bahkan memukul anak kita, pada hakikatnya kita sedang memarahi diri sendiri dan memukul diri kita sendiri. Kita sedang menyakiti diri kita sendiri.

fb : kaum sarungan
Foto ig:

09/09/2019

Habibi: Dari Madura Menjadi Imam di Masjid Quba Madinah

Sejak SD hingga tuntas menunaikan wajib belajar 12 tahun, Habibi adalah salah satu penerima Beasiswa Pintar Laznas LMI.
Setelah lulus dari SMK tahun 2012, pemuda bernama lengkap Fitratul Habibi Taqwa (25) ini bertekad memperbaiki nasib ekonomi keluarganya dengan bekerja sebagai TKI di Arab Saudi.
Di negara perantauan itu Habibi bekerja di salah satu restoran di Jeddah sebagai koki. Di sana ia dituntut punya kecepatan, ketepatan, dan ketelitian yang tinggi.

Bukan hanya tenaga besar yang diperlukan, pekerjaan sebagai koki menuntut Habibi juga menggunakan perasaan untuk menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sempurna.
Di tengah kesibukannya, Habibi tetap menyempatkan jemaah lima waktu di masjid. Hingga suatu hari di masjid tempatnya biasa salat, tidak ada muazin yang biasa mengumandangkan adzan.
“Saat itu saya menawarkan diri untuk adzan dan pengurus mengizinkan. Saya mencoba menirukan azan seperti di Masjidil Haram,” kenangnya.
Selepas salat, tanpa diduga pengurus masjid menghampiri Habibi dan ia mendapat tawaran menjadi imam masjid dengan syarat hafal 10 juz.
Pemuda yang belum punya hafalan satu juz pun ini pun memberanikan diri untuk mengejar target tersebut.
Sep**ang dari tempatnya bekerja, Habibi melanjutkan bimbingan hafalan hingga larut malam. Rutinitas ini dijalaninya selama 2 bulan hingga 10 juz pun berhasil dihafalkan.
Kemudian, Habibi mendapat amanah mengikuti seleksi Imam Masjid Quba kategori umum dengan syarat hafal 30 juz.
Persyaratan tersebut dipenuhi anak dari pasangan petani di Kalianget Madura ini.

“Qadarullah, hasil seleksi menyatakan saya lolos sebagai Imam Masjid Quba pada tanggal 21 Maret 2018,” kenang Habibi yang masih takjub dengan perjalanan nasibnya di Arab Saudi.
Kini dia dikenal dengan nama Syeikh Habib Umar Al-Quthni, seorang imam di Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah ketika Hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Sumber: suaramuslim.net

09/09/2019

Jadwal rutinan manaqib an, bulan ini ada di rumah ustadz JAILAAN rt 01 rw 01 dk krajan desa Balongrejo .
Waktu : 19.30 - sampai selesai.

02/09/2019

💮JADWAL PUASA SUNNAH BULAN MUHARRAM💮

۞بِسْـــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ۞

۞اَلسَّـــــلَامُ عَلَيْکُم وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَکَاتُهُ۞

*Puasa Senin - Kamis*
1. Senin, 2 Muharram 1441 H/ 2 September 2019 M
2. Kamis, 5 Muharram 1441 H/ 5 September 2019 M

*Puasa Tasu'a*
Senin, 9 Muharram 1441 H/ 9 September 2019 M (sehari sebelum puasa Asyura)

*Puasa Asyura*
1. Selasa, 10 Muharram 1441 H/ 10 September 2019 M

*Puasa Ayyamul Bidh*
1. Jumat, 13 Muharram 1441 H/ 13 September 2019 M
2. Sabtu, 14 Muharram 1441 H/ 14 September 2019 M
3. Ahad, 15 Muharram 1441 H/ 15 September 2019 M

Sebelum nya jangan lupa untuk Follow Takut Pacaran 👈🏿👈🏿


*Puasa Senin - Kamis*
1. Senin, 16 Muharram 1441 H/ 16 September 2019 M
2. Kamis, 19 Muharram 1441 H/ 19 September 2019 M
3. Senin, 23 Muharram 1441 H/ 23 September 2019 M
4. Kamis, 26 Muharram 1441 H/ 26 September 2019 M

*Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,*

_“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku s**a jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.”_
*📚 HR. Tirmidzi no. 747. Shahih dilihat dari jalur lainnya*

*Al-Hafidz berkata dalam Kitab Fathul Baari*
"Puasa Asyura mempunyai 3 tingkatan, yang terendah berpuasa sehari saja, tingkatan diatasnya ditambah puasa pada tanggal 9, dan tingkatan diatasnya ditambah puasa pada tanggal 9 dan 11."

*Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah Shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,*
_“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun."_ *📚(HR. Bukhari, no.1979)*

*Berpuasa disepanjang bulan Muharram adalah sebaik baik bulan untuk puasa seperti disebutkan oleh Rasulullah Shallallaahu `alayhi wa sallam dalam hadits yang disebutkan Oleh Imam Muslim

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ اْلمُحَرَّمِ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

_”Sebaik baik puasa setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, dan sebaik-baiknya sholat setelah sholat fardhu adalah Sholat malam”_
*📚(HR. Muslim No: 2755)*

*Wallaahu a'lam*

══════ ✿ ══════
Allah berfirman:
مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا
*Artinya: "Barang siapa yang memberikan syafa'at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bagian (pahala) daripadanya"*. (An-Nisaa: 85)

Address


Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MDT Rif'atul Wildan Balongrejo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your university to be the top-listed University?

Share