Universitas Pattimura

Universitas Pattimura Halaman Facebook Universitas Pattimura Halaman Facebook Universitas Pattimura disediakan kepada civitas dan alumni Universitas Pattimura
(1)

10/05/2026
Kuliah Umum Digital Financial LiteracyUnpatti,- Universitas Pattimura bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Malu...
04/05/2026

Kuliah Umum Digital Financial Literacy

Unpatti,- Universitas Pattimura bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar kuliah umum dengan judul “Digital Financial Literacy” pada Senin, 4/5, bertempat di Aula Rektorat Universitas Pattimura.

Kegiatan kuliah umum tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pengelolaan keuangan di era digital, termasuk penggunaan layanan finansial berbasis teknologi secara bijak dan aman.

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan bahwa perkembangan layanan keuangan digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari penggunaan mobile banking hingga berbagai platform transaksi digital. Namun demikian, pemahaman yang tidak memadai dapat menimbulkan risiko, termasuk potensi penipuan.

Rektor juga menyoroti tantangan yang dihadapi mahasiswa, khususnya yang berasal dari berbagai daerah di Maluku. Dengan jumlah mahasiswa yang besar dan latar belakang geografis yang tersebar, akses terhadap layanan keuangan konvensional masih menjadi kendala.

“Mahasiswa kami berjumlah sekitar 35 ribu, dengan orang tua yang tersebar di berbagai wilayah di Maluku. Salah satu kendala yang sering dihadapi adalah proses pembayaran yang masih bergantung pada sistem konvensional. Kehadiran layanan keuangan digital diharapkan dapat menjadi solusi atas persoalan tersebut,” jelas Rektor.

Menurut Beliau, pemanfaatan sistem keuangan digital dapat mempermudah proses transaksi, termasuk pembayaran biaya pendidikan, sehingga lebih efisien dan tidak terhambat oleh keterbatasan akses di daerah.

Selain itu, Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar lebih bijak dalam menggunakan layanan keuangan digital. Beliau menekankan pentingnya memahami mekanisme dan risiko sebelum menggunakan produk keuangan berbasis teknologi.

Menutup sambutannya, Rektor berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta serta mendorong peningkatan literasi keuangan digital di lingkungan kampus.

Di kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Haramain Billady, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perkembangan keuangan digital, termasuk aset kripto dan teknologi berbasis blockchain, merupakan fenomena global yang tidak terelakkan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali pemahaman yang cukup agar mampu memanfaatkan peluang sekaligus meminimalkan risiko.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen literasi keuangan digital di tengah masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, mahasiswa diharapkan mampu menyebarkan informasi yang benar terkait penggunaan layanan keuangan digital.

“Mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus memahami bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut secara produktif, termasuk untuk membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa di Maluku tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
“Harapannya, generasi muda di Maluku dapat memanfaatkan teknologi secara bijak, tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk produktivitas dan peningkatan pendapatan,” tutupnya.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata antar kedua lembaga, sesi foto bersama, serta diskusi panel yang menghadirkan Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Ludy Arlianto, Chief Financial Officer Indodax, Rizky Indrapasto, Legal Compliance & Risk, Eveline Shinta, dan Head of Marketing OSL Indonesia, Vincent. Kuliah umum tersebut diikuti oleh dosen dan mahasiswa di lingkungan Universitas Pattimura.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia, Dr. Adi Budiarso, FCPA, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Mochammad Muchlasin, dan Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital, Ludy Arlianto.



Kini Saatnya Kamu Jadi SoBI!Kalau kamu punya mimpi besar, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat untuk memberi dam...
03/05/2026

Kini Saatnya Kamu Jadi SoBI!

Kalau kamu punya mimpi besar, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat untuk memberi dampak nyata, Pertamina punya Beasiswa Sobat Bumi 2026 untuk kamu!

Jadi SoBI kamu akan mendapatkan banyak manfaat, mulai dari

✅ Biaya pendidikan & biaya hidup
✅ Pengembangan karakter & kapasitas
✅ Dukungan aksi nyata untuk lingkungan dan energi terbarukan
✅ Jaringan alumni & komunitas Sobat Bumi

Daftarkan dirimu sebelum 31 Mei 2026 di 🔗 pertaminafoundation.org. Gratis. Tanpa pungutan apapun.

Segera daftarkan diri kamu, karena bumi butuh SoBI yang berani bermimpi dan beraksi!

Peringatan Hardiknas Universitas Pattimura 2026Unpatti,- Universitas Pattimura melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pend...
02/05/2026

Peringatan Hardiknas Universitas Pattimura 2026

Unpatti,- Universitas Pattimura melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang bertempat di Lapangan Upacara Unpatti, Sabtu, 2 Mei 2026.

Upacara dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dan di dalam upacara tersebut dilaksanakan acara pembukaan Pekan Seni Mahasiswa Kampus (PEKSIMIKA).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti, M.Ed., Ph.D., dalam pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Rektor Universitas Pattimura, mengatakan pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Hardiknas juga dimaknai sebagai momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

Lebih lanjut, dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Implementasinya didukung oleh lima kebijakan strategis, yakni revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Pidato Menteri turut mengangkat pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang sistem among, yakni asah, asih, dan asuh sebagai dasar pendidikan yang humanis dan berkarakter. Selain itu, pendidikan ditegaskan sebagai kunci dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun peradaban yang maju.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto, pendidikan diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul, kuat, dan tangguh.

Dalam pidato yang dibacakannya, Rektor Unpatti menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat, maupun dunia usaha.

Upacara Hardiknas dan pembukaan Pekan Seni Mahasiswa Kampus (PEKSIMIKA) diikuti oleh sivitas akademika Universitas Pattimura serta siswa/siswi sekolah Laboratorium Unpatti. Pada kesempatan ini, seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat daerah/tradisional.



Unpatti Dorong Pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Perkuat Kolaborasi NasionalUnpatti,- Rektor Universitas Pat...
01/05/2026

Unpatti Dorong Pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Perkuat Kolaborasi Nasional

Unpatti,- Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi melalui pembentukan konsorsium sebagai upaya strategis dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan nasional.Hal tersebut diungkapkan saat menerima kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd pada Kamis 30/4 diruang Kerja Rektor Universitas Pattimura.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa semangat kolaborasi dan sinergi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga harus mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, pembentukan konsorsium dinilai sebagai langkah strategis untuk menyatukan kekuatan akademik lintas institusi dalam satu kerangka kerja bersama.

Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan bahwa gagasan pembentukan konsorsium ini terinspirasi dari praktik serupa yang telah dikembangkan di wilayah lain, seperti Nusa Tenggara Timur, yang dinilai berhasil membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Beliau mengatakan bahwa melalui forum ini, akan dirumuskan konsep kolaborasi yang lebih terarah, termasuk penguatan peran dosen, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kebutuhan riil dan potensi daerah.

Menutup arahannya, Rektor berharap forum tersebut dapat menghasilkan langkah konkret dalam membangun konsorsium perguruan tinggi yang berkelanjutan dan berdampak luas. Ia juga mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk bersama-sama memperkuat komitmen kolaborasi demi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia serta peningkatan daya saing bangsa di tingkat global.

Dalam kunjungan tersebut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd menekankan bahwa perguruan tinggi harus hadir sebagai pusat solusi berbasis riset dan data. Wamen menyebutkan bahwa tantangan pembangunan, seperti kemiskinan, stunting, dan keterbatasan layanan dasar, membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Wamen mencontohkan praktik baik yang telah dilakukan di Nusa Tenggara Timur, di mana kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah berhasil mendorong program penanganan stunting secara lebih terarah. Program tersebut melibatkan mahasiswa dan dosen lintas disiplin ilmu yang melakukan pendampingan langsung di daerah dengan angka stunting tinggi.

Selain itu, Wamen juga mendorong penguatan riset berbasis kebutuhan daerah. Beliau menjelaskan bahwa penelitian mahasiswa, termasuk skripsi, tesis, dan disertasi, sebaiknya diarahkan untuk menjawab persoalan riil di masyarakat. Hasil riset tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah daerah.

“ Ke depan, program pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat akan semakin diarahkan berbasis kolaborasi. Dengan demikian, hasilnya tidak hanya akademis, tetapi juga memberikan dampak nyata ,” tambah Wamen.

Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa integrasi data antar lembaga sangat penting sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Menurut beliau, tanpa dukungan data yang kuat dan terintegrasi, kebijakan yang dihasilkan tidak tepat sasaran.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat konsorsium perguruan tinggi di kawasan timur Indonesia. Melalui forum ini, diharapkan tercipta ekosistem kolaborasi yang mampu mendorong percepatan pembangunan berbasis potensi lokal.

Menutup sambutannya, berharap seluruh sivitas akademika dapat mengambil peran aktif dalam menghadirkan inovasi dan solusi konkret bagi masyarakat. “Perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga solusi,” tutupnya.

Kegiatan kunjungan ini dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait Arah Kebijakan, Strategi, dan Peran Perguruan Tinggi Maluku dalam Pengembangan Kampus Berdampak dan ditutup dengan sesi foto bersama.



Address

Jln. Ir. M. Putuhena Kampus Poka Unpatti
Ambon
97233

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:30
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Universitas Pattimura posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Universitas Pattimura:

Share