Sejarah terbentuknya KSR ini yaitu pada tahun 1994, bersamaan dengan terbentuknya KSR PMI Unit-01 (Universitas Syiah Kuala) dan KSR PMI Unit-03 (Universitas Abulyatama). Sebelum unit KSR PMI dibentuk, peserta pendidikan dan latihan dasar (DIKLATSAR) yang merupakan utusan dari ketiga Perguruan Tinggi tersebut terlebih dahulu dibekali dengan berbagai materi dasar kepalang merahan. DIKLATSAR ini berl
angsung selama 3 hari di Gelanggang Mahasiswa Prof. UIN Ar-Raniry sendiri mengirim utusannya sebanyak 16 peserta. Masing-masing peserta tersebut yaitu: 3 peserta dari Fakultas Syari’ah, 4 peserta dari Fakultas Tarbiyah, 3 peserta dari Fakultas Ushuluddin, 3 peserta dari Fakultas Dakwah, 2 peserta dari Fakultas Adab dan 1 peserta lagi dari mahasiswa unsur BPKM (Badan Pelaksana Kegiatan Mahasiswa) atau sering dikenal dengan BEMA (Badan Eksekutif Mahasiswa). Terbentuknya KSR-PMI Unit-02 UIN Ar-Raniry ini bermodalkan semangat kebersamaan dan kekompakan. Ke-16 personil inilah yang melaksanakan aktivitas-aktivitas keorganisasian pada periode pertama dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang dimiliki. dan relawan ksr-pmi bergerak berdasarkan 7 prinsip yang dipegang:
1. kemanusiaan
2. kesamaan
3. kenetralan
4. kemandirian
5. kesukarelaan
6. kesatuan
7. kesemestaan