28/04/2016
Teknologi Transplantasi dengan Metode Fragmentasi
Metode transplantasi karang yang dapat digunakan yaitu: (1) metode jaring, fragmen ditempatkan dalam jaring; (2) metode ikat, fragmen diikatkan secara langsung pada tali; dan (3) metode tusuk, bagian tengah fragmen dilalui tali (Gambar 1).
Cara pelaksanaan translantasi dengan metode fragmentasi yaitu: Spons (karang) dipotong in situ di dasar terumbu karang dan disisakan sekitar 30% dari volume awal, untuk memberikan kesempatan beregenerasi. Semua spons dikumpulkan dan dipotong pada air laut mengalir di laboratorium. Fragmen dipotong berbentuk kubus dengan kisaran ukuran 25–30 cm3 dan berat 15–20 gr. Semua fragmen paling sedikit mempunyai satu sisi yang tidak terpotong dengan pinacoderm dan oskula yang lengkap. Setelah pemotongan dan sebelum pelekatan fragmen pada substrat jaring, fragmen tersebut terlebih dahulu diaklimatisasi selama 14 hari pada kisaran kedalaman habitat hewan uji. Setelah aklimatisasi, fragmen pada setiap metode transplantasi dirangkai pada kerangka besi berukuran 2x2 m, dengan jarak antar fragmen 25 cm (Anonim, 2002).
Karang dapat dipindahkan dari satu terumbu ke terumbu lain dengan proses transplantasi. Transplantasi karang adalah menanamkan dan menumbuhkan karang dari bagian potongan karang yang diambil dari suatu terumbu kemudian ditempatkan di terumbu karang lain yang mengalami kerusakan atau ditempelkan pada substrat buatan. Tetapi dalam pelaksanaannya Transplantasi harus memenuhi persyaratan bahwa kondisi tempat karang ditransplantasikan mempunyai kondisi lingkungan yang sama dengan habitat asalnya, seperti aliran air, kecerahan, temperatur dan sebagainya.
Temuan dari hasil kajian dan percobaan ekologi laut menunjukkan bahwa pertumbuhan karang dan ikan dapat pulih pada habitat karang yang telah mengalami kerusakan yang cukup parah sekalipun, asal saja kebutuhan dasar untuk pertumbuhan karang (temperatur, salinitas, kandungan oksigen, PH dan kejernihan air laut yang sesuai) dapat dipenuhi.
Beberapa hasil penelitian tentang fragmentasi dan transplantasi beberapa jenis karang seperti Acropora sp. dan Madracismirabillis sp. telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Transplantasi karang genus Acropora sp. dapat dilakukan dengan menggunakan substrat buatan. Contoh substrat buatan adalah modul buatan Eco Reefs berbentuk cabang dengan duri-duri terbuat dari keramik yang didesain khusus untuk menarik karang muda dan coralline algae