Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun

Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun Budaya menghormati dan budaya menghargai sesama kami junjung tinggi Seiring berkembangnya zaman,menimbulkan perubahan pola hidup masyarakat yang lebih modern.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai kebudayaan yang sangat baik keanekaragamannya. Hal ini menjadikan daya tarik bangsa lain dari belahan dunia, untuk mengetahuinya bahkan tidak sedikit mereka juga mempelajarinya karena selain beraneka ragam budaya Indonesia dikenal sangat menarik dan unik. Budaya juga merupakan identitas bangsa yang harus dihormati dan dijaga kelestariannya, agar

kebudayaan kita tidak hilang dan bisa menjadi warisan anak cucu kita kelak. Hal ini tentu menjadi tanggungjawab para generasi muda dan juga perlu dukungan dari berbagai pihak, karena ketahanan budaya merupakan salah satu Identitas suatu negara. Kebanggaan bangsa indonesia akan budaya yang beraneka ragam sekaligus mengundang tantangan bagi seluruh rakyat untuk mempertahankan budaya lokal agar tidak hilang ataupun dicuri oleh bangsa lain. Sudah banyak kasus bahwa budaya kita banyak yang dicuri karena ketidak pedulian para generasi penerus, dan ini merupakan pelajaran berharga bagi kita karena Kebudayaan Bangsa Indonesia adalah harta yang mempunyai nilai yang cukup tinggi di mata masyarakat dunia.Dengan melestarikan budaya lokal kita bisa menjaga budaya bangsa dari pengaruh budaya asing, dan menjaga agar budaya kita tidak diakui oleh Negara lain. Akibatnya, masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.Begitu banyak faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini, misalnyamasuknya budaya asing. Masuknya budaya asing adalah hal yang wajar dikarenakan suatu negara tentu akan membutuhkan input-input berupa budaya asing dengan syarat budaya itu sejalan dengan budaya kita ini. Melihat kenyataan bahwa para generasi muda bangsa Indonesia saat ini lebih memilih kebudayaan asing yang mereka anggap lebih menarik ataupun lebih unik dan praktis, kebudayaan lokal banyak yang luntur akibat tidak ada generasi penerus yang akan mewarisinya. Perlunya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya budaya yang mana kebudayaan Indonesia adalah budaya-budaya lokal adalah kewajiban setiap lapisan masyarakat, dimana peran setiap mereka yang terus berusaha untuk mewarisi kekuatan budaya lokal akan menjadi kekuatan budaya itu untuk tetap ada. Rahayu
Lembaga Pamasudi Budoyo Luhung Nuswantoro Binangun
Selopuro - Blitar - Jawa Timur - Indonesia

17/02/2023
^_^
18/05/2014

^_^

“Janganlah engkau merasa aman dari makarku sedikitpun walaupun Aku menjaminmu. Sebab ilmu-Ku tidak bisa dijangkau oleh orang yang menjangkau. Demikian p**a kondisi mereka. Janganlah engkau menoleh pada ilmu, amal dan pertolongan. Jadikan dirimu bersama-Ku dan bagi-Ku dalam seluruh (ilmu, amal, pertolongan) selamanya.”
Janganlah engkau sebarkan ilmumu agar engkau dibenarkan oleh manusia. Namun sebarkanlah ilmumu agar Allah membenarkan dirimu, walaupun ada sebab yang mencercamu. Maka sebab yang ada diantara dirimu dan Allah dimana datangnya dari arah perintah-Nya kepadamu itu lebih baik bagimu daripada sebab yang ada diantara dirimu dan manusia, dari sisi, dimana Allah melarangmu.
Yakni Penunjuk yang memberi petunjuk padamu, dan menunjukkan bersamamu dan kepadamu, Penolong yang menolongmu, menolong bersamamu dan tidak menolong yang membuatmu sengsara, sebagai Kekasih yang mengasihimu, mengasihi bersamamu dan tidak mengasihi yang mencelakakanmu.
Ilmu-ilmu ini mengandung beberapa firasat dan penjelasan dalam obyek-obyek jiwa, dalam bisikan-bisikan, cobaan dan kehendak jiwa. Hati, harus melakukan analisa, penentraman dan pendasaran menurut jalan tauhid dan syariat akan tujuannya, dengan kejernihan pemikiran dan keikhlasan. Setelah itu, mereka mendapatkan tambahan-tambahan dalam tahap-tahap yaqin berupa ,sabar, syukur, harapan, ketakutan, tawakkal, ridha dan sebagainya, dari tahap-tahap yaqin. Inilah jalan para penempuh amal bagi Allah. Dialah yang menunjukkan jalan dan mereka menempuh jalan itu. Mereka selalu bersama-Nya dan bagi-Nya. Mereka tidak dibiarkan untuk yang lain-Nya, dan mereka tidak ditutupi dari-Nya. Namun justru mereka tertutup bersama-Nya dari selain-Nya. Mereka tidak mengenal selain Dia dan tidak p**a mencintai selain Dia. ”Mereka adalah orang-orang yang oleh Allah diberi petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang memiliki hati nurani.”

“Janganlah engkau merasa aman dari makarku sedikitpun walaupun Aku menjaminmu. Sebab ilmu-Ku tidak bisa dijangkau oleh o...
18/05/2014

“Janganlah engkau merasa aman dari makarku sedikitpun walaupun Aku menjaminmu. Sebab ilmu-Ku tidak bisa dijangkau oleh orang yang menjangkau. Demikian p**a kondisi mereka. Janganlah engkau menoleh pada ilmu, amal dan pertolongan. Jadikan dirimu bersama-Ku dan bagi-Ku dalam seluruh (ilmu, amal, pertolongan) selamanya.”
Janganlah engkau sebarkan ilmumu agar engkau dibenarkan oleh manusia. Namun sebarkanlah ilmumu agar Allah membenarkan dirimu, walaupun ada sebab yang mencercamu. Maka sebab yang ada diantara dirimu dan Allah dimana datangnya dari arah perintah-Nya kepadamu itu lebih baik bagimu daripada sebab yang ada diantara dirimu dan manusia, dari sisi, dimana Allah melarangmu.
Yakni Penunjuk yang memberi petunjuk padamu, dan menunjukkan bersamamu dan kepadamu, Penolong yang menolongmu, menolong bersamamu dan tidak menolong yang membuatmu sengsara, sebagai Kekasih yang mengasihimu, mengasihi bersamamu dan tidak mengasihi yang mencelakakanmu.
Ilmu-ilmu ini mengandung beberapa firasat dan penjelasan dalam obyek-obyek jiwa, dalam bisikan-bisikan, cobaan dan kehendak jiwa. Hati, harus melakukan analisa, penentraman dan pendasaran menurut jalan tauhid dan syariat akan tujuannya, dengan kejernihan pemikiran dan keikhlasan. Setelah itu, mereka mendapatkan tambahan-tambahan dalam tahap-tahap yaqin berupa ,sabar, syukur, harapan, ketakutan, tawakkal, ridha dan sebagainya, dari tahap-tahap yaqin. Inilah jalan para penempuh amal bagi Allah. Dialah yang menunjukkan jalan dan mereka menempuh jalan itu. Mereka selalu bersama-Nya dan bagi-Nya. Mereka tidak dibiarkan untuk yang lain-Nya, dan mereka tidak ditutupi dari-Nya. Namun justru mereka tertutup bersama-Nya dari selain-Nya. Mereka tidak mengenal selain Dia dan tidak p**a mencintai selain Dia. ”Mereka adalah orang-orang yang oleh Allah diberi petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang memiliki hati nurani.”

Jayalah kebudayaan luhur bumi Nuswantoro ..Rahayu
14/03/2014

Jayalah kebudayaan luhur bumi Nuswantoro ..

Rahayu

28/12/2013

Salam sejahtera bagi semua nya , selamat pagi selamat berkarya semoga selalu terberkati setiap langkah dan tarikan nafas kita , rahayu rahayu

Kami Beserta keluarga besar Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun mengucapkan Selamat Hari Raya Natal & Tah...
24/12/2013

Kami Beserta keluarga besar Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun mengucapkan Selamat Hari Raya Natal & Tahun Baru 2014 " Semoga damai dan s**acita selalu mengiringi setiap langkah kehidupan, agar terpancar selalu cahya kasih kepada orang-orang diskitar kita.

_/\_

Kegiatan Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun oleh Ketua Kelembagaan dalam rangka pembagian buku belajar g...
09/12/2013

Kegiatan Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun oleh Ketua Kelembagaan dalam rangka pembagian buku belajar gratis ke sekolah2 sekitar Selopuro - Blitar - Jatim.
Pendidikan nasional sangatlah penting yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, berprestasi, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sebagai generasi muda terdidik, siswa merupakan sumberdaya manusia yang sangat potensial bagi pembangunan bangsa.

- Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun -

Kegiatan Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun pembangunan Saluran Air dan Selokan (Parit) di desa Selopuro...
09/12/2013

Kegiatan Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun pembangunan Saluran Air dan Selokan (Parit) di desa Selopuro - Blitar - Jatim. Fungsi (Guna) dan Manfaat Saluran ini untuk penduduk sekitar diantaranya :
1. Sebagai saluran pembuangan Air Kotor (Limbah) dari rumah, yang nantinya disalurkan ke tempat yang lebih rendah, seperti sungai
2. Sebagai saluran pembuangan yang menampung Air Hujan dari sekeliling saluran tersebut, seperti air limpasan dari Jalan Raya dan Permukaan Tanah.
3. Bermanfaat untuk tetap menjaga kondisi Permukaan Jalan Raya supaya tetap kering dan tidak tergenang air. Hal ini sangat penting bagi lingkungan sekitarnya.
4. Mencegah Banjir, karena Air yang tergenang pada Permukaan Tanah akan segera dialirkan ke tempat yang lebih rendah.

Semoga bermanfaat untuk terciptanya Lingkungan yg nyaman dn bersih bebas dari banjir.

Budaya Sehat dan Bersih untuk kenyamanan kita dalam kehidupan bermasyarakat.

- Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun -

05/12/2013

Matur nuwun dumateng poro kadang engkang " s**a" mugi budi pakarti luhur meniko sageto 'Hamemayu hayuning bawano murih tumiba baline tata trapsila sulistyaning ngaluhur , tata tentrem kerta raharjo jagat Nuswantoro , hayu rahayu " salam damai hamewujud Rahmatan "

05/12/2013

Dari pola pemikiran sederhana, kebudayaan merupakan hasil cipta (serta akal budi) manusia untuk mempermudah dan memperbaiki dalam pemahaman untuk berinteraksi dalam lingkungan alam sekitarnya. Kebudayaan berkembang sesuai atau karena adanya adaptasi dengan lingkungan kehidupan serta sikon manusia dimana manusia itu berada. budaya dikenal karena adanya nilai luhur dari unsur-unsurnya yang terus menerus bertambah seiring dengan perkembangan zaman. Manusia mengembangkan budaya menjadi kebudayaan. Tak hayal jika manusia disebut makhluk yang berbudaya tinggi. Sebagian makhluk berbudaya bukanlah sangat bermakna jika kita saling mempertahankan nilai-nilai luhur budaya masa lalu peninggalan leluhur bangsa ini sehingga membentuk kebiasaan yg turun temurun yang disebut tradisi. Disinilah Tradisi biasanya dipertahankan apa adanya, namun kadangkala mengalami sedikit modifikasi akibat pengaruh luar ke dalam komunitas yang menjalankan tradisi tersebut. Kusunya dalam hal pengaruh agama-agama ke dalam tradisi tertentu, tradisi ini sering diisi atau disangkutpautkan dgn formula keagamaan sehingga menghasilkan paduan atau sinkronisasi antara agama dan budaya. Kebudayaan yang berbudaya, sesuai dengan pengertiannya, tidak pernah berubah nilai luhurnya, yang mengalami perubahan dan perkembangan adalah hasil atau unsur kebudayaan. Namun ada kecenderungan dalam masyarakat yang memahami bahwa hasil dan unsur budaya dapat berdampak pada perubahan kebudayaan. Kecenderungan tersebut dihubungkan antara iman akan agama dan pelestarian kebudayaan itu. memunculkan konfrontasi (bukan hubungan saling mengisi dan membangun) antara agama dan praktek budaya dan dianggap sarat dengan spiritisme, dinamisme, animisme, dan totemnisme. Akibatnya ada prihal agama menentang Kebudayaan, ini merupakan pembatas antara Agama dan Kebudayaan, menurut pandangan ini, semua sikon kondisi masyarakat berlawanan dengan keinginan dan kehendak Agama. Oleh karena itu, manusia harus memilih agama atau kebudayaan, dengan demikian praktek dalam unsur-unsur kebudayaan harus ditolak ketika menjadi umat beragama. Agama milik Kebudayaan dan Agama tidak di atas Kebudayaan. Hidup dan kehidupan manusia harus mengarah pada tujuan ilahi dan insani, agama akan memperbaharui Kebudayaan hal ini bukan bermakna " memperbaiki dan membuat pengertian kebudayaan yang baru" melainkan memperbaharui hasil kebudayaan agar tidak bertantangan ajaran-ajaran agama itu sendiri. Karena perkembangan dan kemajuan zaman, maka bermunculan setiap saat hasil-hasil kebudayaan baru. Oleh sebab itu, upaya pembaharuan kebudayaan harus terus menerus ditingkatkan. Dalam arti, jika masyarakat lokal mendapat pengaruh hasil kebudayaan dari luar komunitas sosial serta kulturalnya, maka mereka wajib melakukan penyaringan agar dapat diterima, kecocokan, dan tepat akan fungsinya atau menggunakannya.
Karena adanya aneka ragam bentuk hubungan Agama dan Kebudayaan tersebut, maka solusi terbaik adalah perlu pertimbangan dalam pengambilan keputusan etis-teologis sesuai ajaran agama tanpa menghapus nilai luhur didalam kebudayaan itu sendiri. Dan untuk mencapai hal tersebut tidak mudah karna semua. Kembali kepada selera dan panggilan hati anda. “ Begjo begjane sing lali, isih begja sing eling lan waspada ” begitu orang Jawa bilang betapapun untungnya yang lupa, masih lebih untung yang ingat atau sadar dan waspada.

Perjuangan panjang masih yang harus ditempuh untuk menjaga dan mempertahankan nilai luhur budaya bangsa.

Jayalah Kebudayaan Nuswantoro Binangun

- Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun -

04/12/2013

Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun.

Atas berkat dan Rahmad Tuhan YME, dan sebagai rasa syukur atas KaruniaNYA maka dibentuklah gerakan moral guna mengembalikan jati diri bangsa Indonesia yang Belandaskan Pancasila dan UUD 45 sebagai pedoman hidup bermasyarakat dn bernegara “ Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun ”
atau “LPBLNB”.
Yang memiliki Visi, Misi dan Tujuan sebagai berikut :

VISI. : Budaya adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang hidup karena sebagai hasil budi daya dari Cipta – Rasa dan Karsa harus senantiasa seiring dengan Kehendak Yang Maha Pencipta, Yag Maha Berkarsa & Yang Maha Berasa sebagai Sumber Segala Sumber Kehidupan di Bangsa itu sendiri.

MISI. : Karena Budaya akan selalu Hidup dalam sanubari masyrakat maka budaya dapat sebagai perekat antar warga bangsa dan seluruh makhluk hidup di dunia ini tanpa tersekat degan adanya unsur Suku – Agama – Ras – dan Antar Golongan (SARA) tertentu dengan maksud dari tujuan pembentukannya.

TUJUAN. : Memetri – Uri –Nguri atau melestarikan dan mendayagunakan warisan nilai luhur budaya Nuswantoro Binangun guna terciptanya kehidupan yang berperi kemanusiaan – keadaban dangan persaudaraan abadi antar umatNYA sebagaimana diamanatkan di dalam Preabule UUD 1945 dan Pancasila. Mengingat dan menimbang adanya era kemajuan zaman yang amat pesat yang mendorong terjadinya perubahan tata nilai di masyarakat dimana materialisme kini menjadi sebuah ukuran sehingga melahirkan budaya imperatif – budaya instan yang kering akan nilai dari sumber Keilahian atau spiritualitas sehingga PANCASILA yang telah disepakati oleh founding fathers sebagai dasar negara – filosofi bangsa – sumber tata tertib hukum tidak lagi menjadi pijakan dalam berperi kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga mengancam bangunan dan sendi – sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Oleh sebab itu sebagai anak bangsa yang menjunjung tinggi atas Hak Asasi Manusia (HAM) dan sekaligus Kewajiban Asasi Manusia (KAM) yang dijiwai oleh semangat dan jiwa yang telah diwariskan oleh Sang Proklamator (B**g Karno dan B**g Hatta) dengan istilah “Proklamatoris” kami mendirikan gerakan moral dengan nama : LEMBAGA PAMARSUDI BUDYO LUHUNG NUSWANTORO BINANGUN di desa Selopuro Jl.Jend.Ahmad Yani No.06 Kec.Selopuro - Kab.Blitar - Jawa Timur Telp.0342 - 4558330

Salam Kebudayaan Nasional Bangsa ..

Address

Jalan Jend. Ahmad Yani
Blitar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Lembaga Pamarsudi Budyo Luhung Nuswantoro Binangun:

Share