03/09/2018
YPI Bahrul Ulum Satu ikut meriahkan Bulu Carnival 2018
MibuSatoe.com- Menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-73 tingkat Desa Bulu Kecamatan B***n, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar karnaval. Even ini patut diacungi jempol, pasalnya dari orang tua hingga anak - anak ikut dalam karnaval dengan keunikannya yang menggunakan pakaian adat jawa hingga suku-suku di seluruh indonesia, Minggu ( 02/09/2018).
Peserta yang menyuguhkan pakain kerajaan dengan menggunakan pakaian dayang-dayang dan abdi dalem lengkap dengan pernak perniknya menyita perhatian ribuan penonton.
Pengurus YPI Bahrul Ulum Satu, Saiful Anwar yang menghadiri karnaval tersebut mengatakan, karnaval atau pawai memiliki nilai dan filosofi yang luar biasa, dimana menggambarkan semangat kreatifitas dan inovasi masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.
"Saya salut dan mengapresiasi dengan masyarakat desa yang telah menampilkan keanekaragaman etnik dan budaya, mereka rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit demi memeriahkan HUT RI, ini kearifan lokal yang patut kita jaga," tutur Saiful.
“Kami juga mengikutkan peserta dari semua unit pendidikan di YPI Bahrul Ulum Satu mulai dari Kelompok Bermain, RA, MI dan MTs. untuk lebih menyemarakkan suasana pearayaan ini” Lanjut Saiful.
Saiful berharap karnaval ini bisa menjadi destinasi dan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat desa.
"Karena itu ke depan harus dikemas dengan baik dan meriah, sehingga mampu menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisata Desa Bulu ," ujarnya.
Sementara, Kepala Desa Anto mengatakan, karnaval tingkat desa mengusung tema Keberagaman Budaya Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika, dengan jumlah peserta sebanyak 22 RT ( Rukun Tangga ) dan 12 Lembaga Pendidikan di wilayah Desa Bulu.
"Tagline Guyub Rukun Yang dicanangkan Pemerintah Desa Bulu menjadi motivasi kita, dengan keberagaman dan keunikanya menjadi sesuatu yang indah dalam mengisi kemerdekaan," Kata Anto.
Ia juga mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dengan swadaya menampilkan keunikan, kreativitas dan inovasi kesenian dan budaya dalam setiap tampilanya.
"Untuk kegiatan ini masyarakat rela berswadaya sendiri untuk kemeriahan karnaval dalam rangka hari kemerdekaan, selain itu juga mempererat silaturahmi dan guyub rukun," pungkasnya. (@46)