4 Jam Bisa Baca AlQuran

4 Jam Bisa Baca AlQuran Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from 4 Jam Bisa Baca AlQuran, Cimahi.

*WAKTU KITA*????Waktu sedang "Jaya", kita merasa banyak teman di sekeliling kita????Waktu sedang "Berkuasa", kita percay...
13/08/2018

*WAKTU KITA*
????Waktu sedang "Jaya", kita merasa banyak teman di sekeliling kita
????Waktu sedang "Berkuasa", kita percaya diri melakukan apa saja
????Waktu sedang "Tak Berdaya", barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada
????Waktu sedang "Jatuh", kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita
????Waktu sedang "Sakit", kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta
????Manakala "Miskin", kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu
????Masuk "Usia Tua", kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan
????Saat "di Ambang Ajal", kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia
????Hidup tidaklah lama. Sudah saatnya kita bersama sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA : Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung dan saling mencintai
????Jadilah teman setia tanpa syarat ...
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai
????Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar
????Tapi ketahuilah bahwa Allah selalu memberi pelangi di setiap badai, Memberi senyum di setiap air mata, Memberi kasih sayang dan berkah di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa......
????Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah, Life is so beautiful and colourful....
????Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan
????Saudaraku,.............
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita...
✂Jangan pernah menjadi "gunting", karena gunting bisa memotong sesuatu menjadi terpisah, jadilah "jarum", meskipun tajam tetapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah.
(Semoga berkah bagi penulisnya)

 # Bermudah-mudahan Berhutang Akan Mudah Menghasilkan Dosa SelanjutnyaSaudaraku IngatlahHutang adalah daruratPintu terak...
13/08/2018

# Bermudah-mudahan Berhutang Akan Mudah Menghasilkan Dosa Selanjutnya

Saudaraku Ingatlah
Hutang adalah darurat
Pintu terakhir yang terpaksa diketuk
Janganlah bermudah-mudahan berhutang

Lahirlah dosa selanjutnya
Niat jelek tidak akan bayar
Niat bayar tidak tepat waktu
"Pekan depan" katanya
Tapi hati berbohong

Dosa selanjutnya
Merusak hangatnya persaudaraan
Karena rasa saling curiga
Memutus silaturahmi
Karena malas berjumpa
Bahkan lari dari tagihan

Dosa selanjutnya
Pastilah pinjaman riba bank
Hidup di atas hutang
Belum lagi ancaman dosa riba
Sangat mengerikan

Saudaraku
bukankah hidup sederhana
Qana'ah apa adanya
Lebih tenang dan bahagia
Daripada pura-pura kaya
Dengan hutang?

Seseorang bisa terhina
Karena hutang

Umar bin Abdul Aziz berkata,

“Aku wasiatkan kepada kalian agar tidak berhutang, meskipun kalian merasakan kesulitan, karena sesungguhnya hutang adalah kehinaan di siang hari kesengsaraan di malam hari, tinggalkanlah ia, niscaya martabat dan harga diri kalian akan selamat, dan masih tersisa kemuliaan bagi kalian di tengah- tengah manusia selama kalian hidup.”
[Umar bin Abdul Aziz Ma’alim Al Ishlah wa At Tajdid, 2/71]

Penyusun: Raehanul Bahraen

Potret Ulama Belajar, dari Tempuh Ribuan Kilo Hingga tak Tidur MalamMelihat fenomena masa kini yang jamak beredar di ten...
13/08/2018

Potret Ulama Belajar, dari Tempuh Ribuan Kilo Hingga tak Tidur Malam

Melihat fenomena masa kini yang jamak beredar di tengah-tengah umat, terkait gejala instan belajar agama, tentu pemandangan ini sangat kontras dengan geliat mencari ilmu di kalangan generasi salaf.

Bagi para salaf, jarak tak menjadi rintangan untuk mencari ilmu. Usaha itu tak lain dilakukan untuk menjaga integritas tentang sebuah ilmu yang dipelajari.

Bahkan seringkali ribuan kilo meter pun rela ditempuh. Setidaknya kisah yang diceritakan dari Jabir bin Abdullah menguatkan kisah tersebut.

Imam Bukhari menyebutkannya di dalam Kitab al-Adab al-Mufrad. Ketika itu, Jabir bin Abdullah mendengar bahwasanya ada satu hadis yang diriwayatkan oleh seorang sahabat yang kala itu, telah berada di Syam, kini adalah Suriah.

Sementara Jabir sendiri berdomisili di Hijaz, Arab Saudi sekarang. Oleh Jabir, jauhnya jarak antarkedua negara itu pun diabaikannya.

Jabir lalu membeli unta sebagai kendaraan untuk perjalanannya menuju Syam. Waktu tempuh Syam-Hijaz tidak cukup dengan hitungan pekan.

Selama kurang lebih sebulan, Jabir menghabiskan masanya di perjalanan. Tindakannya tersebut tak lain karena Jabir ingin memastikan tentang keberadaan dan keberanaran hadis tentang gambaran padang mahsyar.

Selain itu, Jabir merasa khawatir apabila tak segera mungkin mencari tahu hadis itu, maka tidak akan cukup umur.

Ali bin Al Hasan bin Syaqiq bercerita tengan perjuangannya menimba ilmu pada sang guru, Abdullah bin al-Mubarok.

Ali mengungkapkan sering kali dirinya tidak tidur di malam hari. Pernah suatu ketika, sang guru mengajaknya bermudzakarah ketika malam di pintu masjid.

Cuacanya saat itu bahkan sangat tidak bersahabat. Udara dingin menusuk tulang.

Aktivitas mudzakarah itu dilakukannya sampai waktu fajar tiba. Tepat saat muazin mengumandangkan azan.

Kegigihan lainnya ditunjukkan oleh Abdurrahman bin Qasim al-Utaqa al- Mishri.

Salah seorang sahabat Malik dan Laits. Tiap kali menemukan persoalan dan hendak mencari jawabannya dari Malik bin Anas, dirinya mendatangi Malik tiap waktu sahur tiba.

Agar tak kecolongan, Ibn al-Qasim tiba sebelum waktu sahur. Tak jarang Ibn al-Qasim membawa bantal dan tidur di depan rumah Malik.

Seringkali karena terlalu lelap tidur, Ibn al-Qasim tidak mengetahui bahwa Malik telah keluar rumah menuju masjid tanpai disadarinya.

Suatu ketika, kejadian itu terulang sampai pembantu Malik menendangnya dan mengatakan : “ Gurumu telah keluar meningalkan rumah tidak seperti kamu yang tertidur.”

 # Follower Sejatimu Hanyalah Amal dan Inilah "Follower" susulanmu-Di zaman ini dikenal istilah "follower" yaitu yang me...
13/08/2018

# Follower Sejatimu Hanyalah Amal dan Inilah "Follower" susulanmu
-Di zaman ini dikenal istilah "follower" yaitu yang mengikuti postingan seseorang di suatu sosial media atau mereka yang "ngefans" mengikuti terus perkembangan terbaru kehidupan seorang tokoh
-Tetapi perlu disadari bersama bahwa "follower" sejati adalah amal, yang mengikuti terus sampai ke kubur alam barzakh dan bermanfaat kelak
-Yang mengantarkan mayit ada tiga dan dua kembali, yang kembali adalah harta dan keluarga sedangkan yang ikut adalah amal
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
“Yang mengikuti mayit ke kuburnya ada tiga, lalu dua kembali dan yang tinggal bersamanya hanya satu; yang mengikutinya adalah keluarganya, hartanya dan amalnya, lalu kembali keluarga dan hartanya, dan yang tinggal hanya amalnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Follower susulan (amal jariyah)
Yaitu yang akan menyusul kita berupa amal setelah kematian kita
Sebagaimana hadits 3 amal jariyah
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Berikut ada 10 "follower susulan" (ada juga amal lainnya):
1) mengajarkan ilmu yang bermanfaat
2) mengalirkan sungai
3) membuat sumur
4) menanam kurma dan pepohonan lainnya
5) membangun masjid
6) membagi-bagikan mushaf Alquran
7) mendidik anak hingga ia menjadi anak yang shaleh yang mendoakan kerahmatan dan kebaikan untuk orang tuanya
8) membangun rumah dan mewakafkannya untuk orang-orang yang membutuhkan
9) sedekah jariyah
10) berjihad di jalan Allah

Penyusun: Raehanul Bahraen

Selamat Pagi
13/08/2018

Selamat Pagi

Keanggunan Arsitektur Pusat Kebudayaan Muslim di CinaGedung pusat kebudayaan Muslim di Cina yang berlokasi di Dachang, 4...
13/08/2018

Keanggunan Arsitektur Pusat Kebudayaan Muslim di Cina

Gedung pusat kebudayaan Muslim di Cina yang berlokasi di Dachang, 40 mil sebelah timur Beijing tengah menyita perhatian. Pasalnya, arsitektur mampu mempertemukan tradisi Islam dengan sentuhan modern.

Bangunan itu memang diniatkan pemerintah lokal untuk memanjakan pengunjung dan populasi Muslim yang tinggi di Dachang. Bangunan seluas 376.7000meter persegi itu dilengkapi ruang pameran, konvensi, teater dan pusat komunitas.

Desain sendiri berasal dari Architectural Design and Research Institute, yang ada di South Cina University of Technology. Dipimpin arsitek utama He Jingtang, gedung mengambil bentuk dari masjid tradisional, tapi mampu memperbarui rincian dengan bahan metalic dari teknologi.

Bukan sekadar mereplikasi simbol-simbol Islam, gedung menghadirkan fasad yang disarikan, dengan sentuhan yang dimodernisasi secara geometris. Kehadiran parit-parit di samping turut menambah keindahan estetika, karena mampu membawa refleksi bangunan di air yang jernih.

Kemungkinan unsur yang paling dramatis dapat ditemukan di refleksi berirama, yang ada di lengkungan yang membungkus sekitar struktur bangunan. Itu merupakan tampilan penuh yang terpampang saat pengunjung masuk melalui jembatan di atas parit dangkal

Assalamualaikum…
13/08/2018

Assalamualaikum…

Saudaraku, masih banyak pekerjaan lainnya selain mempekerjakan binatang bukan pada tempatnyaTeringat hadits, wanita yang...
13/08/2018

Saudaraku, masih banyak pekerjaan lainnya selain mempekerjakan binatang bukan pada tempatnya
Teringat hadits, wanita yang masuk neraka karena mengurung kucing, tidak membiarkannya mencari makan
Indahnya ajaran Islam, pada hewan saja harus berkasih sayang apalagi pada manusia

 # Panyakit Hati Muncul Karena Sibuk Memata-matai Orang LainBisa jadiPenyakit hati munculKarena terlalu sibukNgurus urus...
13/08/2018

# Panyakit Hati Muncul Karena Sibuk Memata-matai Orang Lain

Bisa jadi
Penyakit hati muncul
Karena terlalu sibuk
Ngurus urusan orang lain
Sibuk ngurus postingan orang
Senang orang lain susah
Susah orang lain senang

Orang gembira dia sesak
Orang berhasil dia hasad
Orang sukses dia murung
Orang posting nasehat dia baper
Susah mau ngapa-ngapain ngurusin orang

Mending fokus bersyukur
Perbaiki kekurangan diri

Saudaraku,
Terlalu sibuk memikirkan urusan orang lain, akan merugikan diri sendiri apalagi sampai tahap "memata-matai" untuk mencari-cari keselahan saudaranya.

Ini yang dimaksud dengan tajassus dalam ayat,

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺟْﺘَﻨِﺒُﻮﺍ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ ﻣِّﻦَ ﺍﻟﻈَّﻦِّ ﺇِﻥَّ ﺑَﻌْﺾَ ﺍﻟﻈَّﻦِّ ﺇِﺛْﻢٌ ۖ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺠَﺴَّﺴُﻮﺍ

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu (memata-matai) mencari-cari kesalahan orang lain ” (Al-Hujurat : 12)

An-Nawawi menjelasakan mengenai tajassus, beliau berkata,

ﺍﻟﺒﺤﺚ ﻋﻦ ﺍﻟﻌﻮﺭﺍﺕ . ﻭﻗﻴﻞ : ﺑﺎﻟﺠﻴﻢ : ﺍﻟﺘﻔﺘﻴﺶ ﻋﻦ ﺑﻮﺍﻃﻦ ﺍﻷﻣﻮﺭ , ﻭﺃﻛﺜﺮ ﻣﺎ ﻳﻘﺎﻝ ﻓﻲ ﺍﻟﺸﺮ

"Tajassus adalah mencari aurat (kesalahan-kesalahan tersembunyi orang lain, ada juga yang mengatakan mencari/memeriksa yang tersembunyi dan kebanyakannya adalah kejelekan (yang tersembunyi)." [1]

Setiap kita pasti punya kesalahan tersembunyi, tentu kita tidak ingin kesalahan itu ditampakkan karena bisa jadi kita sudah bertaubat dan menyesal.

Syaikh Al-'Utsaimin menjelaskan,

ﻓﻼ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻺﻧﺴﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﺘﺠﺴﺲ ، ﺑﻞ ﻳﺄﺧﺬ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﻇﺎﻫﺮﻫﻢ ، ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻫﻨﺎﻙ ﻗﺮﻳﻨﺔ ﺗﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺧﻼﻑ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻈﺎﻫﺮ

"Tidak selayaknya manusia melakukan tajassus, bahkan harus dinilai sesuai dzahir yang nampak, selama tidak ada indikasi yang tidak sesuai dengan dzahirnya." [2]

Demikian juga hadits larangan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

ﺇِﻳَّﺎ ﻛُﻢْ ﻭَﺍﻟﻈَّﻦَّ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻈَّﻦَّ ﺃَﻛْﺬَﺏُ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳْﺚِ ﻭَﻻَ ﺗَﺤَﺴَّﺴُﻮﺍ ﻭَﻻَ ﺗَﺠَﺴَّﺴُﻮﺍ ﻭَﻻَ ﺗَﺤَﺎﺳَﺪُﻭﺍ ﻭَﻻَﺗَﺪَﺍﺑَﺮُﻭﺍ ﻭَﻻَﺗَﺒَﺎﻏَﻀُﻮﺍ ﻭَﻛُﻮْﻧُﻮﺍﻋِﺒَﺎﺩَﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇﺣْﻮَﺍﻧًﺎ

“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”[3]

Demikian semoga bermanfaat

Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

 # Yang Lebih Tulus Mendoakan Adalah AnakmuYang menyayangi-mu sejatinyaOrang tua, saudara, istri/suami dan anak-anakmuMe...
13/08/2018

# Yang Lebih Tulus Mendoakan Adalah Anakmu

Yang menyayangi-mu sejatinya
Orang tua, saudara, istri/suami dan anak-anakmu
Merekalah pahit-manis berbagi
Semua saling tulus mendoakan

Jika kau renungkan
Umur orangtua tidaklah lebih panjang darimu
Saudara-mu bisa jadi tersibukkan oleh keluarganya
Pasanganmu bisa jadi nyawanya mendahulu
Terlebih ia menikah lagi

Tersisalah anak-anakmu
Dalam gelapnya kubur
Penantian panjang hari kebangkitan
Harapanmu
Harta dan kesuksesan anakmu
Ataukah doa mereka

Saudaraku
Didiklah, perbanyaklah dan berdoalah
Anak-anak yang shalih
Bermanfaat bagi manusia dan berakhlak

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“Rabbi hablii minash shaalihiin”

“Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku anak-anak yang shalih”. (Ash Shaffaat: 100)

Pernahkah anda mendengar
Orang yang terheran-heran di Akhirat?
Terheran dari mana datangnya
Kedudukannya yang tinggi ini
Padahal ia sadar di dunia
Amal tidaklah banyak

Datanglah jawabannya:
“Karena Istigfar anak-anakmu”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

“Sungguhnya seseorang benar-benar diangkat derajatnya di surga lalu dia pun bertanya, ‘Dari mana ini?’ Dijawab, ‘Karena istighfar anakmu untukmu.’”
[Sunan Ibnu Majah ]

Penyusun: Raehanul Bahraen

maafkanlah
13/08/2018

maafkanlah

Utamakan Penilaian yang Di Atas
13/08/2018

Utamakan Penilaian yang Di Atas

Address

Cimahi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when 4 Jam Bisa Baca AlQuran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share