Sekolah Tinggi Ekonomi Syari'ah Al Falah

Sekolah Tinggi Ekonomi Syari'ah Al Falah Pendidikan Tinggi

Bismillah.......
10/06/2022

Bismillah.......

Sukses.......
10/06/2022

Sukses.......

Bermula dari berdirinya Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Al-Falah Petung Panceng Gresik pada tahun 2000 yang didirika...
14/03/2022

Bermula dari berdirinya Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Al-Falah Petung Panceng Gresik pada tahun 2000 yang didirikan oleh sekelompok pemuda dan pemudi lulusan Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang ingin mengembangkan dan mengamalkan ilmunya, maka pada saat itu mulai dirintislah Pondok Pesantren Al Falah Desa Petung Kecamatan Panceng Kabupaten gresik dengan ditandai berdirinya Musholla Al Falah sebagai tempat keagamaan dan tempat syi’ar agama Islam sekaligus sebagai tempat pembelajaran keagamaan bagi masyarakat sekitar.
Pada tahun 2007 para pengurus mendaftarkan diri ke Notaris Anis Mohammad SH. MH. Di kota Gresik dan terdaftar pada Akte Notaris Anis Mohamad, S.H, M.H. No. 60 tanggal 20 Agustus 2007.
Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik didirikan untuk menjawab permintaan masyarakat yang ingin ada lembaga pendidikan dengan biaya terjangkau namun dengan tetap tanpa mengesampingkan kualitas sebagai targetnya.
Sampai saat ini Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik telah menampung, menyantuni dan mendidik anak-anak yatim dan fakir miskin tidak kurang dari 335 orang anak, dan jumlah tersebut terus bertambah. Sedangkan sistem pengajarannya sebagian anak sudah ada yang diasramakan dan sebagian yang lain yang berasal dari masyarakat sekitar tinggal di rumah masing-masing.
Kemudian Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik berkembang pada saat tahun 2010 membuka lembaga pendidikan formal Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyyah Al Falah.
Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya santri yang mukim maupun non mukim di Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik maka pada tahun 2013 Yayasan Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik membuka jurusan baru untuk Sekolah Menengah Kejuruan Al Falah dan juga membuka lembaga pendidikan baru yaitu Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Aliyah (MI) Al Falah.
Selanjutnya pada ahir tahun 2013 Yayasan Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik mengajukan pembukaan perguruan tinggi dengan 2 (Dua) Program Studi yakni Ekonomi Islam (EI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) keduanya sempat mendapat rekomendasi dari KOPERTAIS (Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam) Wilayah 4 Surabaya yang berada di kampus. Pada perjalanannya pada tahun 2016 tepatnya pada tanggal 11 Januari 2016 Yayasan Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik mendapatkan izin Operasional Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Al Falah Petung Panceng Gresik. Dengan demikian p**a untuk program studi Pendidikan Agama Islam masih belum disetujui oleh DIRJEN-DIKTI Kemenag RI
Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Al Falah Petung Panceng Gresik merupakan perwujudan dari Kuliah Kitab Kuning Al Falah yang disingkat K*K. Lembaga ini menampung santri yang lulus dari SLTA namun belum mendaftarkan diri di perguruan tinggi manapun sehingga untuk pembelajarannya ditampung diasuh di lembaga Kuliah Kitab Kuning Al Falah. Setelah terbitnya SK izin Operasional Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Al Falah Petung Panceng Gresik maka mahasiswa Kuliah Kitab Kuning Al Falah dialihkan ke Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Al Falah Petung Panceng Gresik.

Wisuda adalah upacara peneguhan atau pelantikan bagi seseorang yang telah menempuh pendidikan. Pada tanggal 20 Desember ...
21/12/2021

Wisuda adalah upacara peneguhan atau pelantikan bagi seseorang yang telah menempuh pendidikan. Pada tanggal 20 Desember 2021 Sekolah Tinggi Ekonomi Syari’ah Al Falah melakukan prosesi wisuda untuk yang kedua kalinya. sidang senat terbuka Sekolah Tinggi Ekonomi Syari'ah Al Falah (STESFA) dipimpin oleh Ketua STESFA Bapak Muhammad Sholih, M.Si. dan dihadiri oleh tamu undangan baik pejabat pemerintahan, wali wahasiswa, maupun tokoh masyarakat.

26/03/2020
Monggo hadiri dan sukseskan.....
22/10/2019

Monggo hadiri dan sukseskan.....

GENERALIST VS SPECIALIST: MANAKAH YANG PALING DIBUTUHKANKemaren terjadi diskusi yang cukup ramai dan menarik di kalangan...
13/10/2019

GENERALIST VS SPECIALIST: MANAKAH YANG PALING DIBUTUHKAN

Kemaren terjadi diskusi yang cukup ramai dan menarik di kalangan STESFA, tentang penilaian banyak orang tentang dosen-dosen STESFA yang katanya banyak generalist (tahu banyak hal namun tak begitu mendalam) dan sedikit yang specialist (tahu sedikit hal atau hal tertentu tapi sangat mendalam).

Mungkin penilaian itu didasarkan pada banyak fakta bahwa para dosen STESFA ternyata memiliki peran di banyak hal.

Dunia dakwah ternyata tidak dimonopoli oleh para dosen agama, perdebatan hukum Islam tidak dimonopoli oleh dosen Hukum / Syariah sebagaimana dunia pendidikan Islam tidak hanya dimonopoli oleh dosen Tarbiyah.

Hampir semua dosen STESFA adalah “ahli” dunia spiritual. Jelekkah menjadi generalist?

Kalau kata generalist dimaknai dengan nada negatif sebagai tahu banyak hal tetapi tidak mendalam dan hanya tahu pengantar-pengantarnya saja tentu saja kata ini bermuatan makna kurang enak didengar sebagai sebuah fakta di lapangan.

Penyematan kata generalist ini secara general pada semua dosen STESFA adalah sebuah sindiran keras yang kurang tepat karena, faktanya, STESFA memiliki banyak orang yang paham secara mendalam beberapa bidang pengetahuan.

STESFA memiliki dosen yang sangat pakar dalam bidang sejarah Islam klasik, sejarah pemikiran Islam kontemporer, pendidikan Islam, ushul fiqh, tashawwuf, ekonomi Islam dan lainnya. Tidak perlu saya sebut nama mereka karena memang banyak untuk disebut. Tapi apakah mereka yang memiliki keahlian itu tidak mungkin dan tidak boleh memiliki keahlian di bidang lain?

Ulama-ulama pada masa lalu adalah manusia-manusia yang multi talenta dengan pengetahuan yang multi disiplin. Al-Ghazali tidak hanya jago di bidang tashawwuf namun juga pakar di bidang hukum Islam baik pada sisi teori atau prakteknya. Bahkan al-Ghazali juga memiliki keahlian di bidang lain.

Demikian juga Ibnu Sina yang tidak hanya pakar kedokteran namun juga pakar pada bidan-bidang lainnya. Al-Kwawarizmi, al-Biruni, al-Syafi’I dan juga yang lainnya adalah pakar di banyak bidang dengan pengetahuan yang sangat mendalam. Mereka semua rata-rata adalah pakar bahasa Arab juga. Mereka generalist, namun etiskah kita memandang mereka dengan pandangan negatif?

Mereka para generalist yang saya sebutkan di atas juga dikenal dengan istilah POLYMATH sebagai lawan dari istilah SPECIALIST.

Ada tulisan menarik dari Ayekin Tank bahwa era spesialist sudah lewat dan yang paling dibutuhkan kini adalah para generalist. Dia mengatakah: “Becoming a deep generalist who excels in multiple fields can increase your income, opportunities, and entrepreneurial success.” (Menjadi generalist yang menguasai banyak bidang akan meningkatkan penghasilan, peluag-peluang, dan kesuksesan usaha).

Tank menyebut banyak nama sebagai bukti, seperti Leonardo Da Vinci, Julie Taymor, and Donald Glover. Saya tersenyum sekali membayangkan para dosen STESFA yang sukses dan terkenal serta dicari banyak orang, ternyata mereka rata-rata adalah yang generalist atau polymath.

Masih berkonotasi jelekkah menjadi seorang generalist atau polymath?

Oxford Dictionary mendefinisikan polymath sebagai “a person of wide knowledge or learning” (seseorang dengan pengetahuan atau pembelajaran yang luas), dari bahasa Yunani yang berarti “having learned much.” Ada banyak definisi lain dari kamus lainnya yang tidak perlu saya sebutkan di sini. Namun, dari berbagai tulisan yang sempat saya baca sejak tahun lalu menngkonfirmasi bahwa pada masa digital yang sangat menggila dengan artificial intellegence (AI) dan teknologi robotics yang luar biasa dahsyatnya, semakin sedikit peran yang bisa diperankan oleh manusia, semua oleh mesin. Yang tersisa bagi manusia yang tak dimiliki oleh mesin adalah kemampuan untuk inovasi diri, kemampuan olah rasa dalam pergaulan sehingga mampu memahami apa yang dibutuhkan dan diharapkan masyarakat, serta kemampuannya mengkomunikasikan idenya dengan baik dan santun. Untuk kemampuan-kemampuan seperti ini sangat dibutuhkan mengetahuan dari berbagai bidang. Menjadi generalis menjadi penting.

Tulisan pendek ini tidaklah dimaksudkan mengkerdilkan makna menjadi specialist. Kita menghormati mereka yang tekun sekali pada satu bidang dan mempersembahkan kemanfaatannya bagi ummat. Mereka masih banyak dicari, di dunia medis utamanya. Terimakasih kami kepada para pakar itu. Namun, jangan kerdilkan p**a para sarjana yang “kebetulan” multi talenta dan mengetahui banyak bidang pengatahuan.

Salam
MMH

TELITI BACAAN DAN SELEKSI TULISAN:DUNIA KINI ADALAH DUNIA "PENULIS" DAN "WARTAWAN""Tulisan adalah wakil dari lisan." Dem...
16/12/2018

TELITI BACAAN DAN SELEKSI TULISAN:
DUNIA KINI ADALAH DUNIA "PENULIS" DAN "WARTAWAN"

"Tulisan adalah wakil dari lisan." Demikian ujaran yang sangat terkenal namun jarang diindahkan.

Pertanggungjawaban akan tetap diminta atas setiap kata yang diucap dan ditulis. Berbahagialah mereka yang ucapan dan tulisannya menjadi salah satu sebab berlaku dan terjadinya kebaikan-kebaikan.

Merugilah mereka yang ucapan dan tulisannya membuat terjadinya derita, kesedihan dan kemaksiatan. Andai semua sadar akan hal ini betapa udara di sekitar kita akan terasa lebih sejuk dan beraromaterapi.

Ada bahasa lain yang bermakna sama dengan kalimat di atas. Mulut adalah saudara kembar pena. Dua-duanya memiliki peran penting membangun peradaban. Sejarah mengabadikan banyak kata bijak yang terucap oleh orang bijak dan tulisan penuh hikmah dari para ahli hikmah.

Sejarah juga mencatat kalimat tak elok yang diucap dan ditulis oleh mereka yang berhati tak elok. Sungguh, dunia ini ternyata cukup besar memorinya untuk menyimpan semua dokumen manusia. Bagaimana dengan catatan dan rekaman amal oleh para malaikat ya?

Mulut dan tulisan pada jaman dulu tidak mudah terkenal karena alat komunikasi dan teknologi informasi sangatlah terbatas. Loadspeaker atau soundsystem saja tak ada. Maka mereka yang kata dan tulisannya sampai pada kita dan terkenal sebagai rujukan bisa dipastikan mereka adalah orang-orang hebat. Berbeda dengan saat ini saat penyebaran suara dan tulisan begitu mudah bahkan bebas, penyiaran videopun sangat gampang segampang menyentuhkan jemari ke layar smartphone.

WA, line, bbm, youtube, FB dan sejenisnya menjadi media yang sungguh mempermudah penyebaran seperti disebut di atas. Ada manfaat, tapi sadarilah bahwa juga ada madlarat. Ada yang jujur dan asli, namun ada p**a yang hoax dan palsu. Kini, siapa yang rajin mengupload status atau video diri bisa dipastikan akan cepat terkenal. Apalagi disertai dengan kalimat promosi yang merangsang dan membuat penasaran.

Apakah mereka yang paling sering muncul pasti orang hebat dan bermutu seperti orang-orang masa lalu itu? Saya kira tidak. Sungguh banyak "penulis" dan "wartawan" kini. Seleksilah, telitilah dan hati-hatilah

Mari saling mengingatkan

Mulutmu HARIMAUMU
Jempolmu HARIMAUMU

Saudaraku seperjuangan STESFA Jangan pernah melarikan diri dari masalah yang sedang kita hadapi. Karena lari dari masala...
01/09/2018

Saudaraku seperjuangan STESFA

Jangan pernah melarikan diri dari masalah yang sedang kita hadapi.

Karena lari dari masalah itu
tidak akan menyelesaikan
masalah yang kita hadapi,
malah sebaliknya akan
menambah masalah yang baru.

Untuk itu saudaraku...
Jadilah orang dewasa dan berani dalam menghadapi masalah.

Karena semakin kita berani menghadapi permasalahan,
maka kita akan menjadi pribadi
yang kuat.

Dan jadilah manusia yang kuat, jadilah pribadi yang hebat
sehingga mampu untuk
menghadapi dan menyelesaikan
masalah dengan baik dan benar.

Tetaplah tersenyum teman2ku...
Walau menghadapi permasalahan yang berat,
karena senyuman itu dapat meringankan otak kita
dalam berfikir

Salam saudaraku

Teguhkan Iman dan Semangat dalam Perjuangan dan Belajar di STESFA

Address

Jln, KH, Syukur RT. 15 RW, 05 Komplek Yayasan Pondok Pesantren Al Falah Petung Panceng Gresik
Gresik
61156

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekolah Tinggi Ekonomi Syari'ah Al Falah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Sekolah Tinggi Ekonomi Syari'ah Al Falah:

Share