23/05/2024
Let me share a remarkable story I came across, originally from Crime Prevention, which I then translated into Bahasa. It's a tale that will leave you inspired and questioning the true meaning of victory.
“Ingat pelari Kenya Abel Mutai yang hanya tinggal beberapa langkah lagi di garis finis, tetapi bingung dengan tanda penunjuk arah dan kemudian berhenti. Ia mengira telah menyelesaikan lomba larinya.
Pelari Spanyol, Ivan Fernandez, yang tepat berada di belakangnya, dan menyadari apa yang sedang terjadi, mulai meneriaki pelari Kenya tersebut untuk terus berlari. Mutai tidak mengerti Bahasa Spanyol dan tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Ivan Fernandez. Menyadari apa yang sedang terjadi, Fernandez mendorong Mutai sehingga ia bisa menyelesaikan lomba dan menjuarainya.
Seorang jurnalis bertanya ke Ivan, “Mengapa kamu melakukan itu?” Ivan menjawab, “Impianku adalah suatu hari nanti, kita bisa mempunyai masyarakat dimana kita bisa saling dorong dan saling bantu satu sama lain untuk menang.”
Tidak puas dengan jawaban tersebut jurnalis itu bertanya lagi, “Tetapi mengapa kamu membiarkan pelari Kenya memenangi perlombaan?”
Ivan menjawab, “Aku tidak membiarkan dia menang, memang ia akan menang. Perlombaan ini miliknya.”
Jurnalis itu terus mendesak dan bertanya, “Tapi kamu bisa jadi yang menang!”
Ivan memandangi jurnalis tersebut dan menjawab, “Tapi apa makna kemenanganku? Apa nilai kehormatan medali itu bagiku? Apa pendapat Ibuku tentang hal ini jika aku melakukannya?”
"Remember this Kenyan runner Abel Mutai who was just a few feet from the finish line, but became confused with the signage and stopped, thinking he had completed the race. A Spanish runner, Ivan Fernandez, was right behind him and, realizing what was happening, started shouting at the Kenyan to continue running. Mutai didn't know Spanish and didn't understand. Realizing what was taking place, Fernandez pushed Mutai to victory.
A journalist asked Ivan, "Why did you do that?" Ivan replied, "My dream is that someday we can have a kind of community life where we push and help each other to win."
The journalist insisted, "But why did you let the Kenyan win?" Ivan replied, "I didn't let him win, he was going to win. The race was his." The journalist insisted again, "But you could have won!" Ivan looked at him and replied, "But what would be the merit of my victory? What would be the honor in that medal? What would my mother think of that?"
So, my dear friends, for Ivan Fernandez, even a race is not only about wining. It is about doing good things for others.
My best regard for him.
Note: Jika anda berencana kuliah tahun ini, anda bisa ke Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNISSULA. Jika perlu info tentang pendaftaran dsb, please contact me.