Warta KPB Nycticorax UNJ

Warta KPB Nycticorax UNJ Kelompok Pengamat Burung (KPB) Nycticorax

SIARAN PERS - JUMLAH JENIS BURUNG DI INDONESIA BERTAMBAH http://www.burung.org/2019/02/19/siaran-pers-jumlah-jenis-burun...
20/02/2019

SIARAN PERS - JUMLAH JENIS BURUNG DI INDONESIA BERTAMBAH
http://www.burung.org/2019/02/19/siaran-pers-jumlah-jenis-burung-di-indonesia-bertambah/

Sumber: Burung Indonesia

Jumlah jenis burung di Indonesia meningkat menjadi 1.777 jenis pada 2019, mencakup jenis-jenis penetap maupun migran yang berkunjung ke wilayah Indonesia setiap tahunnya. Dibandingkan pada 2018, terdapat penambahan enam jenis burung dari jumlah sebelumnya yaitu 1.771 jenis. Penambahan jumlah ini dis...

[PELANTIKAN ANGGOTA KPB NYCTICORAX 2019]Hai hai Nyctizen! Salam Kowak!   Kali ini, ada kabar baru dari KPB Nycticorax. B...
09/02/2019

[PELANTIKAN ANGGOTA KPB NYCTICORAX 2019]

Hai hai Nyctizen! Salam Kowak!

Kali ini, ada kabar baru dari KPB Nycticorax. Baru-baru ini KPB Nycticorax baru saja melaksanakan acara pelantikan anggota baru angkatan 2019 di Pulau Rambut, Kepulauan Seribu. Pengamatan dilaksanakan di dua tempat, yakni Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut. Sebagai data inventaris, hasil pengamatan di dua tempat dinilai cukup memuaskan. Banyak jenis burung yang membuat para peserta antusias, seperti Kowak Malam Abu, Cangak Merah, Bangau Bluwok, Cikalang Christmas, dll.

Tidak hanya pengamatan, acara juga diisi beberapa materi yang fun dan menambah ilmu pengetahuan dari pendiri KPB Nycticorax, Pak Paskal Sukandar, juga dari pembimbing KPB Nycticorax, Pak Agung Sedayu serta beberapa alumni. Dari materi serta pengamatan selama 2 hari, didapatkan kesimpulan bahwa kondisi Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut sebagai pulau yang sering disinggahi burung air ini harus semakin diperhatikan mengingat beberapa spesies didalamnya terancam keberadaannya akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan. Acara pelantikan berlangsung lancar hingga akhir dan diharapkan para sahabat Nycti yang baru dilantik ini mampu membawa nama Nycti menjadi lebih baik dan makin aktif dalam dunia peeburungan.

Selamat Datang sahabat Nycti 2019 dan semangat selalu di KPB Nycticorax!



[Studi Banding Bersama KPB Bionic UNY] đŸ„Minggu lalu, KPB Nycticorax UNJ yang sedang menyambangi kota Jogjakarta mengunju...
11/11/2018

[Studi Banding Bersama KPB Bionic UNY] đŸ„

Minggu lalu, KPB Nycticorax UNJ yang sedang menyambangi kota Jogjakarta mengunjungi teman-teman KPB Bionic UNY untuk melaksanakan kegiatan Studi Banding, dimana acara ini merupakan salah satu bentuk silaturahmi maupun pengenalan antar sesama pengamat burung.
Acara ini dibuka dengan perkenalan anggota dari masing masing kelompok studi kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing mengenai divisi dari masing masing kelompok studi.

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat oleh Ketua KPB Nycticorax, Aditya Risandi kepada Wisnu selaku Ketua KPB Bionic UNY sebagai ucapan terima kasih atas sambutannya kepada teman-teman KPB Nycticorax. Hal yang sama juga diterima, yaitu pemberian buku yang berjudul "Burung Kampus UNY".
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan agar semakin terjalinnya hubungan antar sesama pengamat burung dari teman-teman universitas lain dengan KPB Nycticorax UNJ.

Salam kenal dan sampai jumpa lagi untuk teman-teman KPB Bionic UNY! đŸŒ±đŸ„ .



[PENGAMATAN BERSAMA KPB PERENJAK]Sabtu (6/10/18), KPB Nycticorax UNJ bersama dengan KPB Perenjak dari HIMAKOVA IPB melak...
06/10/2018

[PENGAMATAN BERSAMA KPB PERENJAK]

Sabtu (6/10/18), KPB Nycticorax UNJ bersama dengan KPB Perenjak dari HIMAKOVA IPB melaksanakan kegiatan pengamatan burung bersama di kawasan Hutan Lindung Muara Angke. Pertemuan kami dengan teman-teman pengamat burung IPB ini terlaksana lewat program STERNA, dimana merupakan program kerja terkait studi bersama dan pengamatan burung dengan universitas lain yang diadakan oleh KPB Perenjak.

Kira-kira dari pukul tujuh pagi sampai pukul duabelas siang, kami mengamati burung-burung yang berhabitat di Hutan Lindung Muara Angke (mayoritas burung air dan burung pantai) serta melakukan diskusi hasil pengamatan dan sharing mengenai kelompok studi masing-masing. Burung-burung yang ditemui sepanjang pengamatan, seperti Kuntul Kecil, Raja Udang Meninting, Caladi Tilik, Trinil Pantai, Kokokan Laut dan masih banyak lagi.

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat oleh Ketua KPB Perenjak, Dayu, kepada Aditya Risandi selaku Ketua KPB Nycticorax sebagai ucapan terima kasih atas kontribusi kami dalam pengamatan kali ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan agar semakin terjalinnya hubungan antar sesama pengamat burung dari teman-teman universitas lain dengan KPB Nycticorax UNJ.
Salam kenal dan sampai jumpa lagi untuk teman-teman KPB Perenjak!





Penulis: Carolina Astari
Foto: tim dokumentasi KPB nycticorax dan KPB Perenjak

09/05/2018
[MERAPI BIRDWATCHING COMPETITION 2018]Salam kowak! Halo Nyctiers
Merapi Birdwatching Competition (MBWC) 2018 telah sukse...
22/04/2018

[MERAPI BIRDWATCHING COMPETITION 2018]

Salam kowak! Halo Nyctiers

Merapi Birdwatching Competition (MBWC) 2018 telah sukses diselenggarakan oleh Balai TN Gunung Merapi berkerjasama dengan Paguyuban Pengamat Burung Jogja (PPBJ) dan Basecamp Sapuangin. Kegiatan lomba yang diselenggarakan antara lain lomba birdwatching dan lomba tambahan seperti fotografi fauna, flora, dan landscape, serta sublomba seperti kuis dan cerdas cermat dilaksanakan dengan penuh antusias oleh para peserta.
MBWC 2018 diikuti sebanyak 71 tim dari berbagai daerah di Indonesia, berbagai universitas, dan dari berbagai kelompok pengamat burung di Indonesia. Salah satunya adalah kami, KPB Nycticorax UNJ. Di penghujung acara, para Juri menetapkan Juara 1 hingga Juara 3, sebagai berikut : Juara 1 Tim No. 50 Mbak Via, Bantul. Juara 2 Tim No. 28 MBWC, Surabaya, dan Juara 3 Tim No. 10 BBC, Yogyakarta.
Untuk lomba tambahan fotografi, Juara Foto Fauna Terbaik Tim no. 70 : Munia, Fakultas Biologi UGM Yogyakarta, Foto Flora Terbaik Tim No. 44 : Pejuang Laprak, Universitas Negeri Jakarta, dan Foto Landscape Terbaik Tim no 5: Biota Sekitar Kita Kediri Raya (BSKKR) Kediri.
Sekian kabar kali ini, semoga event yang dilaksanakan 2 tahun sekali ini dapat rutin diselenggarakan agar selalu bisa menjadi tempat berkumpulnya pengamat-pengamat burung di Indonesia dalam kegiatan yang positif.





Penulis : Khairunnisa Salsabila
Penyunting: Carolina Astari S.P.
Foto : Dokumentasi KPB Nycticorax

05/04/2018

Watching birds can lower stress and boost mental health. Here’s how to tap into bird watching’s health benefits.

03/04/2018
[FAMILY GATHERING KPB Nycticorax 2018]Pada Minggu, 4 Maret 2018 KPB Nycticorax mengadakan Family Gathering di Kebun Raya...
07/03/2018

[FAMILY GATHERING KPB Nycticorax 2018]

Pada Minggu, 4 Maret 2018 KPB Nycticorax mengadakan Family Gathering di Kebun Raya Bogor. Agenda besar ini bertemakan “Family is never end” yang sesuai dengan tujuan Family Gathering Nycti yaitu menjalin silaturahmi setiap anggota KPB Nycticorax di kekeluargaan Nycti yang tidak ada akhirnya. Family Gathering dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB oleh Noviyanti dan Fauziah sebagai pembawa acara. Sedangkan sambutan diisi oleh ketua pelaksana M. Rizal, ketua KPB Nycticorax 2017 Yusnia Eka dan pendiri KPB Nycticorax Bapak Paskal.

Kegiatan Family Gathering ini beragendakan Pengamatan burung, Sharing alumni, Games dan tukar kado. Namun pengamatan burung bersama yang dijadwalkan pada pukul 08.00 WIB harus ditiadakan dikarenakan satu dan lain hal. Kebersamaan anggota Nycti di Family Gathering semakin meningkat pada agenda games, yang melibatkan seluruh anggota dan juga alumni. Begitupula melalui agenda Sharing alumni yang mewadahi setiap anggota mengenai pengenalan akan pengalaman terdahulu tentang KPB Nycticorax yang disampaikan oleh alumni. Selain dihadiri oleh Bapak Paskal, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pembina KPB Nycticorax Bapak Agung Sedayu, juga dari kakak-kakak alumni yaitu Kak Jihad, Kak Mai, Kak Hendro, Kak Martha, Kak Indeka, Kak Marzuki, Kak Andri, dan Kak Fahri.

Bisa dilihat bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi jalinan kekeluargaan diantara anggota KPB Nycticorax. Melalui pengalaman yang dibagikan oleh alumni, diharapkan dapat memotivasi setiap anggota Nycti untuk selalu memberikan kontribusi yang terbaik bagi KPB Nycticorax. Terlebih dengan penghargaan yang diperoleh KPB Nycticorax sebagai Pengamat Burung yang konsisten di KPBBI ke-IV, KPB Nycticorax memiliki tugas baru untuk terus memperbaiki kualitas diri dan semakin aktif dalam pengamatan, penelitian dan konservasi burung. Semoga semakin termotivasi ya Nyctiers.
Salam Kowak!

Penulis oleh : Yosie Margaretha
Foto oleh : Ivana Rouli, N.M. Firmansyah, Yosie Margaretha



KONFERENSI PENELITI DAN PEMERHATI BURUNG (KPBBI) KE-4Kamis, (8/2/2018) sampai dengan Sabtu (10/2/2018) telah belangsung ...
11/02/2018

KONFERENSI PENELITI DAN PEMERHATI BURUNG (KPBBI) KE-4
Kamis, (8/2/2018) sampai dengan Sabtu (10/2/2018) telah belangsung KPBBI 4 di Semarang. Acara ini berlangsung di kampus UNNES, Sekaran, Semarang, Jawa Tengah. Hari ke-1 dan ke-2 adalah seminar dan hari ke-3 dilaksanakan acara birdwatching dan workshop. Acara dimulai dengan pembukaan oleh Rektor UNNES, Dekan FMIPA, BKSDA Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah yang diwakilkan, dan Ketua Panitia KPBBI 4 Semarang. Hari pertama setelah pembukaan dilaksanakan siding utama, Ir. Wiratno M. Sc (Dirjen KSDAE) tentang arahan strategis konservasi spesies nasional 2008-2018. Kemudian dilanjutkan diskusi panel yang dimoderatori oleh Yokyok Hadiprakarsa dengan panelis yaitu, Dr. Vitjack Chimchome, Adam Miller, dan Dr. Dewi Malia Prawiradilaga, M. Sc. Dr. Vitjack menyampaikan materi tentang konservasi hornbill, Julang Emas di Thailand. Menurut Dr. Vitjack yang menjadi ancama bagi kelangsungan hidup Julang Emas salah satunya adalah habitat loss, pembukaan hutan untuk menjadi areal perkebunan menjadi salah satu penyebab hilangnya habitat Julang Emas. Selain itu, perdangan illegal masih menjadi ancaman yang serius. Perdagangan bukan hanya terjadi pada hornbill tetapi juga terjadi pada burung kicau (song bird).

Adam Miller menyampaikan betapa banyak permintaan akan burung kicau dari Jakarta. Pasokan burung kicau ada yang didapatkan dari Kalimantan maupun dari Jawa Tengah atau Jawa Timur. Adam dan timnya dari Planet Indonesia sedang melakukan usaha penyadar tahuan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian burung kicau maupun burung lain. Beberapa program telah dilaksanakan, seperti workshop, dan kerjasama pendidikan dengan desa atau kabupaten tertentu. Sekarang perdangan burung dari Kalimantan ke Jawa sedikit berkurang. Ibu Dewi menyampaikan tentang pemanfaatan burung liar di Indonesia. Diskusi panel ke-2 dimoderatori oleh pak Pramana Yuda dengan panelis Adhiasto Dwi Nugroho, Riza Marlon, dan Bas Van Ballen. Setelah diskusi panel ke-2 dilanjutkan dengan seminar parallel.

Seminar parallel diikuti sekitar 150 pemakalah, baik pemakalah oral dan pemakalah poster. KPB Nycticorax mengirim 1 pemakalah oral. Ada tiga orang dari Biologi UNJ yang juga menjadi pemakalah oral. Perwakilan dari KPB Nycticorax UNJ, Ani Mariani menyampaikan makalah dengan judul, “Perbandingan Asosiasi Burung pada Vegeasi Bambu dan Non-bambu di Kawasan Taman Nasional Alas Purwo”. Perwakilan dari pendidikan biologi UNJ, Indeka Dharma Putra, menyampaikan makalah dengan judul, “Inventarisasi Jenis Burung di Hutan Lindung Gunung Menaliq, Kutai Barat”. Fauziah Khairatunnisa menyampaikan makalah denga judul, “A New Hope for Urban Avifauna at The Kanal Banjir Timur Jakarta”. Devi Fauzia Dermi menyampaikan makalah dengan judul, “Perbandingan Perilaku Harian Dua Individu Elang-Ular (Spilornis cheela Lantham, 1790) pada Masa Rehabilitasi di Pusat Konservasi Elang Kamojang”.

Hari kedua, dilaksanakan diskusi panel ke-3 yang dimoderatori oleh ibu Yeni A. Mulyani, dengan panelis, Prof. Ani Mardiastuti, Ratna Kusuma Sari, S. Hut., M.Sc. yang diwakilkan karena berhalangan hadir, Muhammad Iqbal, dan Pramana Yuda. Diskusi panel ditutup dengan penyerahan tongkat estafet kepanitian KPBBI ke-5 tahun 2019 kepada Universitas Andalas, Padang. Kemudian dianjutkan dengan seminar parallel. Hari kedua ditutup dengan pemberian penghargaan. Tahun ini penghargaan diberikan kepada KPB Nycticorax UNJ sebagai pengamat burung yang konsisten dan aktif dalam pengamatan burung. Penghargaan juga diberikan kepada Kaysan sebagai pengamat burung termuda. Penghargaan yang diterima KPB Nycticorax dan Kaysan semoga dapat menjadi pemacu semangat semua pengamat burung untuk terus melakukan kontribusi dalam pengamatan burung dan konservasi burung.


[Pelantikan KPB Nycticorax UNJ 2018]Hello Nyctiers!Salam Kowak!Tepat hari Jumat hingga Minggu, 19-21 Januari 2018, KPB N...
03/02/2018

[Pelantikan KPB Nycticorax UNJ 2018]

Hello Nyctiers!
Salam Kowak!

Tepat hari Jumat hingga Minggu, 19-21 Januari 2018, KPB Nycticorax UNJ mengadakan agenda yang sangat penting yang diadakan setiap tahunnya, yaitu Pelantikan dalam rangka melantik Calon-Calon Nycti 2018 yang akan bergabung bersama keluarga KPB Nycticorax UNJ. Pelantikan kali ini diadakan di Pulau Dua, Serang, Banten yang lebih dikenal dengan sebutan Pulau Burung ataupun Pulau Cangkir. Kegiatan ini dimulai pukul 05.00 dengan berkumpulnya peserta (Calon Nycti 2018), panitia (Nycti 2017), angkatan Nycti 2014-2016 di Teater Terbuka Kampus A, UNJ. Selain itu, ada tokoh spesial loh, yaitu Babeh Paskal yang berkenan hadir di pelantikan kali ini. Kegiatan pelantikan ini berjalan dengan lancar, meskipun banyak kendala yang menerjang, namun semua itu dapat terlewati dengan rasa kekeluargaan dan kerjasama antar anggota KPB Nycticorax UNJ yang hangat.

Pada hari pertama, dilakukan pengamatan di sekitar Pulau Dua, yakni di tambak-tambak ikan. Dikarenakan tambak ikan merupakan tempat terbuka dan merupakan area berlahan basah, jadi banyak ditemukan jenis-jenis burung yang sedang terbang, bahkan mencari makan di sekitar tambak ikan.
Hari kedua merupakan hari dimana agenda terpenting berlangsung, yakni pengamatan di Pulau Dua yang merupakan destinasi utama anggota Nycti dan calon anggota Nycti untuk mencari tahu keragaman burungnya. Ternyata oh ternyata, Pulau Dua memiliki keragaman burung yang sangat beragam, hampir dari semua kelompok burung terdapat di sini. Mulai dari burung pemangsa, burung air seperti Cangak Abu dan Kokokan Laut, hingga burung hutan seperti Kirik-Kirik dan Cekakak Sungai pun ada di Pulau Dua. Begitu memasuki kawasan Pulau Dua, anggota Nycti dan calon anggota Nycti disambut dengan nyanyian khas dari kelompok burung air loh Nyctiers!

Hari ketiga merupakan hari dimana anggota Nycti dan calon anggota Nycti melakukan perpisahan dengan Pulau Dua, pulau yang memiliki keragaman jenis burung yang tinggi. Pulau dimana calon anggota Nycti 2018 dilantik bersama-sama, melakukan pengamatan bersama, bercanda tawa dan berbagi cerita bersama. Pulau yang memiliki pesona burung-burung yang tidak dapat diragukan lagi. Pulau yang dapat membius semua orang ketika bertemu dengannya, hingga membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama.

Disini, di Pulau Dua, Serang, Banten, pernah dilantik sejumlah calon anggota Nycti 2018. Menumpahkan keringat hasil kerja keras bersama, menyebarkan tawa bersama, berbagi cerita bersama, untuk mengenal lebih dekat tentang KPB Nycticorax UNJ. Semoga, calon Nycti 2018 yang dilantik, dapat menjadi generasi penerus yang cemerlang yang dapat melambungkan nama KPB Nycticorax UNJ ke angkasa juga selalu menjadi agen konservasi bagi lingkungan sekitar. Salam Birdwatcher Indonesia. Salam Kowak!

Ditulis oleh : Rifan
Disunting oleh : Carolina
Foto oleh : Aty Rimadana, Adam, Dimas, Evie Lia Y., Hilda Shavina, Indriyani Anjari dan Tim HPD Pelantikan KPB Nycticorax 2018


Address

Jalan Rawamangun Muka
Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Warta KPB Nycticorax UNJ posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Warta KPB Nycticorax UNJ:

Share