Kupang cinta buku

Kupang cinta buku Mari membaca,

Aku baca, Aku Tahu, Aku mengubah dunia. Membaca membuat wawasan semakin terbuka, semakin bijak dan memberi dampak positif bagi sesama.

Halaman ini bertujuan untuk mengumpulkan para pencinta buku indonesia, khususnya putra putri daerah Nusa Tenggara Timur untuk saling berbagi tentang buku, mengulas isi sebuah buku, membagikan sinopsis ataupun menulis esai, membagi ilmu tentang dunia jurnalistik dan lebih banyak lagi hal yang dapat kita bagi dihalaman ini. Berangkat dari keyakinan bahwa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat diwujudkan dengan cara suka membaca. mari membaca..!!!

Yang Tau judul buku ini dapat pls 10K yah..  Hanya bagi penjawab pertama.
11/06/2020

Yang Tau judul buku ini dapat pls 10K yah.. Hanya bagi penjawab pertama.

07/05/2019

apa buku kes**aanmu?

17/09/2018
apa yang kamu pikirkan tentang gambar ini ??
08/09/2017

apa yang kamu pikirkan tentang gambar ini ??

30/06/2017

Inilah mengapa saya menyontek, bukan karena tak mampu namun kami di tuntut untuk menjadi yang terbaik dengan standar yang telah di tentukan. Standar kelulusan dan kemampuan seseorang di lihat dari nilai. saya perna bertanya kepada orang tua saya, pernahkah mereka menyontek selama di bangku sekolah? dengan senyum mereka menjawab "ya" dan menceritakan betapa lucunya kisah itu. kemudian saya pun demikian, anak saya (saya berharap tidak... ohh GOD... 😭 ) dan keturunan berikutnya.

guru-guru melarang muridnya menyontek, apakah waktu mereka menjadi murid tak pernah menyontek?? kurikulum mengalami perubahan setiap pergantian Mentri, setiap anak di tuntut untuk mencapai nilai standar kompetensi, apakah mereka peduli dengan bakat lain yang di miliki anak-anak tersebut.

Dari jaman nenek, saya Sains adalah ilmu yang selalu di angungkan, IPS dikategorikan sebagai anak badung dan pembuat keonaran, Bahasa anak2 dengan kamus tebal, dan sulit untuk memilih jurusan saat masuk perguruan tinggi.

anak- anak di beri Les pada gurunya, supaya apa?? di akui atau tidak, nilai anak yang les pada guru mata pelajarannya akan berbeda 😎😎, bocoran soal ujian 🤗 . orang tua terlebih emak2 tak lupa menitipkan oleh2 untuk Wali kelas, (dalam hati yang malu untuk di akui, agar anaknya dibantu lah😁) Kasian gurunya, menolak salah menerima pun salah. lalu kita mau teriak Bebas KKN??? wwkwkwkw

Negara maju seperti Finland, Singapur telah mengubahnya, lalu kapan Indonesia mau berubah??🤔🤔😎🤗

90kAku dititipi perjuangan bersama engkau semua, anak-anak dan cucu-cucuku. Perjuangan yang meskipun engkau dikepung ole...
20/06/2017

90k
Aku dititipi perjuangan bersama engkau semua, anak-anak dan cucu-cucuku. Perjuangan yang meskipun engkau dikepung oleh kegelapan, tapi engkau tetap sanggup menerbitkan cahaya dari dalam dirimu. Meskipun terbata-bata di jalanan yang sangat terjal, engkau tetap mampu menata kuda-kuda langkahmu sehingga keterjalan jalan itu bergabung ke dalam harmoni tangguhnya langkah-langkahmu.

Bahkan, sekalipun engkau ditimpa, ditindih, dihajar, dan seakan-akan dihancurkan oleh beribu beban dan permasalahan, engkau justru menjadi anak-anak cucu-cucuku yang mengubah jalanan itu menjadi rata bagi semua orang.

Melalui buku ini, kutitipkan hutan belantara pemikiranku kepadamu.

Tentang Penulis

EMHA AINUN NADJIB, lahir pada 27 Mei 1953 di Jombang, Jawa Timur. Pernah meguru di Pondok Pesantren Gontor, dan �singgah� di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Emha Ainun Nadjib merupakan cendekiawan sekaligus budayawan yang piawai dalam menggagas dan menoreh kata-kata. Tulisan-tulisannya, baik esai, kolom, cerpen, dan puisi-puisinya banyak menghiasi pelbagai media cetak terkemuka.
Pada 1980-an aktif mengikuti kegiatan kesenian internasional, seperti Lokakarya Teater di Filipina (1980); International Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, AS (1984); Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda (1984); serta Festival Horizonte III di Berlin Barat, Jerman Barat (1985).
Cukup banyak dari karya-karyanya, baik sajak maupun esai, yang telah dibukukan. Di antara sajak yang telah terbit, antara lain �M� Frustasi (1976), Sajak Sepanjang Jalan (1978), Syair Lautan Jilbab (1989), Seribu Masjid Satu Jumlahnya (1990), dan Cahaya Maha Cahaya (1991).
Adapun kumpulan esainya yang telah terbit, antara lain Indonesia: Markesot Bertutur, Markesot Bertutur Lagi, Arus Bawah (2014), Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai (2015), Gelandangan di Kampung Sendiri (2015), Sedang Tuhan pun Cemburu (2015), 99 untuk Tuhanku (2015), Istriku Seribu (2015), Kagum kepada Orang Indonesia (2015), Titik Nadir Demokrasi (2016), dan Tidak. Jibril Tidak Pensiun! (2016).

Keunggulan
Seri Daur merupakan catatan harian Emha Ainun Nadjib yang ditulis sepanjang tahun 2016. Tulisan-tulisan dalam buku ini bertujuan untuk mengajak para pembaca melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metode perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

20/06/2017

Kemajuan teknologi dengan adanya gadget bukan berarti harus membuat anak meninggalkan buku. Bagaimana pun, buku adalah jendela ilmu dan tidak bisa digantikan oleh gadget semahal apa pun. Dengan buku, anak akan lebih fokus membaca setiap ilmu pengetahuan maupun cerita yang diinginkannya.
https://seword.com/pendidikan/gadget-dan-buku/

Di lingkungan kita, apabila melihat anak-anak, dewasa bahkan orang tua sibuk bermain gadget kini bukan hal yang aneh. Siapa pun kini mudah membeli gadget karena tersedia di pasaran dengan harga yang terjangkau. Tak ayal, keberadaan buku mulai tergeser dengan gadget. Maka muncul istilah generasi mile

emha series
17/06/2017

emha series

Kpg: 60KZaman sekarang, kita lupa apa sesungguhnya hidup ini. Kita bisa mengutus seseorang ke Bulan dengan mudah, tapi k...
18/03/2017

Kpg: 60K
Zaman sekarang, kita lupa apa sesungguhnya hidup ini. Kita bisa mengutus seseorang ke Bulan dengan mudah, tapi kita sulit melangkah ke seberang jalan untuk bertemu dengan tetangga baru.

Kita mampu menembakkan rudal ke seberang dunia dengan akurasi luar biasa, tapi bermasalah menepati janji dengan anak-anak untuk pergi ke perpustakaan. Kita punya e-mail, mesin faksimili, dan telepon digital sehingga bisa selalu terhubung, namun di masa ini manusia sangat tidak acuh.

Kita telah kehilangan sentuhan terhadap rasa kemanusiaan. Kita telah kehilangan sentuhan terhadap tujuan hidup kita. Kita tidak lagi dapat mengerti prioritas.

Jadi, saat kau mulai membaca buku ini, dengan hormat aku bertanya: siapa yang akan menangis saat kau mati nanti?

kupang: 115KDescription :Kekeliruan memahami doktrin-doktrin kunci dalam Islam telah menjerumuskan sebagian kelompok dar...
18/03/2017

kupang: 115K
Description :
Kekeliruan memahami doktrin-doktrin kunci dalam Islam telah menjerumuskan sebagian kelompok dari umat ini melakukan aksi-aksi kekerasan dan teror dengan mengatasnamakan ajaran Islam. Konsep jihad yang selalu dimaknai secara sempit sebagai perang suci melawan kaum kafir, menjadi salah satu ajaran Islam yang paling sering disalahpahami sekaligus disalahgunakan dalam praktiknya. Padahal, Islam jauh dari mengajarkan berbagai aksi kekerasan dan teror tersebut.

Buku ini menghadirkan interpretasi baru terhadap berbagai doktrin kunci yang sering kali disalahpahami tersebut. Ditulis oleh para ulama dan cendekiawan Muslim Indonesia, terutama yang lahir dari rahim ormas Islam moderat Muhammadiyah. Buku ini berupaya menjawab persoalan ekstremisme-terorisme baik dalam konteks global maupun dalam konteks nasional-keindonesiaan. Dengan menggunakan model pendekatan kontekstual yang lebih menekankan pada dinamika sejarah, konteks sosial-budaya secara cermat-keilmuan (qir�ah t�r�ikhiyyah-�ilmiyyah), buku ini diharapkan dapat menghadirkan pembacaan yang lebih segar dan kritis atas berbagai konsep ajaran Islam yang selama ini sering kali disalahpahami dan disalahgunakan untuk tujuan yang tidak sesuai dengan semangat Islam sebagai agama kemanusiaan, dan Islam sebagai ajaran kasih sayang bagi semesta.

28/01/2017

Life is like riding a bicycle to keep your balance you must keep moving. Alberth Einstein

Address

Jalan El Tari 2
Kupang
85228

Telephone

081339270306

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kupang cinta buku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Kupang cinta buku:

Share