Ridho Allah Sasmita Alam

Ridho Allah Sasmita Alam RASA

Syekh al-‘Arif Billah Abdul Malik bin Ilyas Purwokerto (Mbah Malik), adalah orang yang sangat alim dan hafidz (hafal al-...
08/01/2025

Syekh al-‘Arif Billah Abdul Malik bin Ilyas Purwokerto (Mbah Malik), adalah orang yang sangat alim dan hafidz (hafal al-Quran). Dulu pernah terjadi, sebelum shalat Dzuhur beliau terbiasa melakukan shalat sunnah Qabliyah, dan setelahnya dilanjutkan membaca shalawat bersama jamaahnya dari jam 12 siang sampai jam 13:30 WIB.

“Shallallahu ‘ala Muhammad...” tepat pukul 13:30, iqamat pun berkumandang tanpa komando karena sudah menjadi adat kebiasaannya. Meski sudah dikomati, Mbah Malik masih tetap duduk terdiam, tidak bangun dan hanya tasbihnya saja yang masih jalan.

Ditunggu lama Mbah Malik tak kunjung bangun hingga waktu Dzuhur hampir habis. Akhirnya shalat pun terpaksa dikerjakan berjamaah dipimpin Kiai Isa, adik ipar Mbah Malik. Sampai malam hari Mbah Malik belum juga bangun, padahal kondisinya normal tidak ada gejala apapun yang mencurigakan.

Sampai 3 hari, seminggu, sebulan, hingga bertahun-tahun lamanya tidak ada yang berani membangungkan. Tidak ada perubahan sedikit pun yang mencurigakan kecuali setiap hari wajah Mbah Malik semakin yatala'la (mencorong bersinar) nurnya. Setelah tiga tahun berlalu, Mbah Malik tiba-tiba bangun persis pada jam 13:30 WIB.

“Qamat... qamat...” pinta beliau.

Lalu semuanya berdiri untuk shalat berjamaah dan Mbah Malik sebagai imamnya. Herannya, shalat beliau berlangsung dengan normal seperti biasanya, tanpa lemah ataupun limbung, padahal “la yasyrab wala ya’kul” (tidak makan dan tidak minum) selama tiga tahun. Itulah maqam fana’ yang pernah dialami Mbah Malik. Selesai shalat, Mbah Malik bertanya, “Lha si anu mana? Si itu ke mana?” “Mereka sudah meninggal, Kiai,” jawab para santri.

“Lha tadi masih bareng shalawatan kok,” ucap Mbah Malik kaget sebelum mengetahui sudah tiga tahun dirinya baru terbangun dari duduk dzikir.

08/01/2025

Dalam agama Islam, membayar upah atas jasa seseorang memiliki dasar hukum yang kuat. Berikut beberapa dalil:

*Al-Qur'an*

1. Surat Al-Baqarah ayat 228: "Dan berikanlah kepada mereka upah mereka dengan tidak menunggu-nunggu."
2. Surat Al-'Imran ayat 161: "Dan berikanlah upah kepada orang yang bekerja dengan sebaik-baiknya."

*Hadits*

1. Riwayat Bukhari dan Muslim: "Membayar upah pekerja sebelum keringatnya kering adalah wajib."
2. Riwayat Abu Dawud: "Allah tidak akan menerima amal ibadah seseorang yang tidak membayar upah pekerja."

*Kitab Fiqh*

1. Kitab Al-Hidaya (Hanafi): "Membayar upah pekerja adalah wajib dan harus dilakukan segera."
2. Kitab Al-Mughni (Hanbali): "Membayar upah pekerja adalah hak dan wajib."

*Prinsip*

1. Adil dan transparan dalam membayar upah.
2. Membayar upah sesuai dengan kesepakatan.
3. Membayar upah tepat waktu.
4. Menghargai kinerja pekerja.

*Sumber*

1. Tafsir Ibn Kathir.
2. Fathul Qadir.
3. Kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu.
4. Situs web resmi Kementerian Agama Republik Indonesia.

Membayar upah atas jasa seseorang merupakan kewajiban moral dan hukum dalam Islam.

15/10/2023
03/07/2023

*HISTORIS ORANG - ORANG YANG PERNAH MENANTANG TUHAN (ALLAH SWT)*

*1.Pemilik 🚢 Titanic*
Pernah berkata *Bahkan Tuhan pun tidak dapat menenggelamkan kapal ini* tahukah anda apa yang terjadi ? Kapal🚢 tak lama kemudian tenggelam.

*2. Ucapan Seorang Ibu* Berkata kepada putrinya yang pergi bersama teman-temannya: *Tuhan besertamu*. Ironisnya, sang putri menjawab: *Tidak ada ruang di dalam mobil kecuali di bagasi*. Dalam perjalanan, mereka mengalami kecelakaan. Tidak seorang pun didalam mobil yang selamat dari kecelakaan itu. Mobil rusak parah tapi bagasi tetap utuh, begitu juga dengan telur di dalam peti, tidak ada satu pun yang pecah.

*3. Seorang Ayah Berkata Kepada Putranya*,
*Semoga Tuhan melindungimu*" dan putranya berkata, *Teman-temanku akan melindungiku lebih dari Tuhan*. Sep**angnya dia dari kerja, sebuah peluru nyasar membunuhnya di depan teman-temannya yang hanya bisa menonton tetapi tidak bisa melindunginya.

*4. Seorang Pria Mendapatkan Pesan ini dan Menghapusnya*
Dan berkata *Apa!! Tuhan tidak ada*, pria itu menderita 8 tahun sebelum dia meninggal.
Pria lain mendapatkan pesan ini dan membagikannya kepada sebanyak mungkin orang, dia dipromosikan dalam pekerjaannya .
*TUHAN {ALLAH SWT}* membuka pintu yang tidak dapat ditutup oleh siapa pun melalui pesan ini.

Dan jika Anda membutuhkan *TUHAN ( ALLAH SWT )* Kirim pesan ini kepada orang lain dan jangan disimpan atau dihapus...... Pesan tersebut bertujuan untuk membalikkan dunia.

*5. Presiden Argentina Menerimanya dan Mengabaikannya*, setelah 8 hari putranya meninggal.

Pesan ini begitu sakral dan luar biasa.

Bagikan pesan ini dan semoga semua orang diberkati ALLAH SWT
🙏🏽😇❣️🍀
ALLAH SWT MAHA MENGETAHUI AKAN SEGALANYA...AAMIIN YA RABB

25/04/2023

*Assalamualaikum wr wb bulan Ramadhan telah berlalu demikian juga malam Lailatul Qadar...*

Ayo kita mencoba menelaah kehebatan dan Kecanggihan ilmu hitungan dan keagungan yang diisyaratkan Al-Qur'an dalam surah *Al-Qadr*

*Surah Al-Qadr* terdiri atas 30 kata...

1 Inna
2 Anzalnahu
3 Fi
4 Lailat
5 Al Qadr
6 Wama
7 Adraka
8 Ma
9 Lailat
10 Al Qadr
11 Lailat
12 Al Qadr
13 Kairun
14 Min
15 Alfi
16 Shahr
17 Tanazzal
18 Al Malaikat
19 Warruhu
20 Fiha
21 Biidzni
22 Rabbihim
23 Min
24 Kulli
25 Amrin
26 Salamun
27 Hiya
28 Hatta
29 Matla'a
30 Alfajr

Mari kita tela'ah :

Jumlah kata dalam surah Al Qadr *30* sebanyak *jumlah Juz dalam Al-Qur'an...*

Jumlah hurufnya *114* sebanyak *jumlah surah dalam Al-Qur'an...*

Al Quran diturunkannya di bulan suci Ramadhan sesuai firman Allah bahwa Bulan Ramadhan yang didalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi semua hamba ciptaan-Nya, termasuk seluruh umat manusia...

Kata *Hiya* (ia) dalam surah itu berada di nomer *27* yang seolah mengisyaratkan bahwa *ia* malam Lailat Al-Qadr adalah malam ke *27* dibulan suci Ramadhan...

Kata *Al-Qadr* terulang-ulang di surah itu pada nomer 5 - 10 - 12, yang mana kalau dijumlahkan : 5+10+12 = *27* Dan ini adalah suatu isyarat lagi bahwa Lailat Al-Qadr adalah pada malam hari ke *27* dibulan suci Ramadhan...

Sebagaimana juga dalam kata-katanya Lailat Al-Qadr (ليلة القدر) itu terdiri atas *9* huruf، dan diulang-ulang sebanyak tiga kali dalam surah Al-Qadr : 9+9+9 = *27* Dan ini juga adalah suatu isyarat bahwa Lailat Al-Qadr adalah pada malam hari ke *27* dibulan suci Ramadhan...

Allah berfirman :

*Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di seluruh wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar...*

*Maha Suci Ya Allah, Tuhan Yang Maha Agung...*

*Memang Luar Biasa Kehebatan dan Kecanggihan Al-Qur'an ini...*

*Semoga Allah SWT kabulkan semua amal ibadah kita, dan Allah hapus semua kelakuan buruk kita dimasa lalu serta Alloh Ridho kita mendapatkan malam Lailatul Qodar di bulan suci Romadhon tahun ini... Aamiin... Aamiin... Aamiin Yaa Allah Yaa Rabbal Aamiin...*

20/04/2023

*Penjelasan Ketua MUI Bidang Fatwa Prof.Dr.KH.Asrorun Niam Sholeh, MA Tentang Masalah Keagamaan Yang Terkait Awal Syawal 1444 H*.

Sehubungan dengan kemgkinan terjadinya perbedaan dalam menentukan waktu Awal Syawal 1444 H, dan adanya kesimpangsiuran informasi/pandangan keagamaan terkait hukum puasa di hari Jumatnya, maka disampaikan catatan sbb:

a. Penentuan awal ramadhan, syawal, dan dzulhijjah merupakan _wilayah ijtihadiyah_ yang membuka kemungkinan terjadinya perbedaan di kalangan fuqaha. Secara keilmuan, memang dimungkinkan terjadinya perbedaan. Terjadinya perbedaan pendapat pd maslah yang berada dalam majal al-ikhtilaf (wilayah dimungkinkannya terjadi perbedaan) harus mengedepankan toleransi.
b. Penentuan awal Syawal 1444 H Sebaiknya menunggu hasil penetapan yang dilakukan oleh Pemerintah, yang diawali dengan sidang itsbat yang diikuti oleh perwakilan ormas Islam, ahli2 di bidang astonomi dan falak, serta pertimbangan MUI.
b. Mengingat untuk tahun 1444 H ini hilal berada dalam ketinggian yang berada dalam majal al-ikhtilaf (wilayah perbedaan pendapat) maka dipastikan akan terjadi perbedaan waktu penetapan hari raya idul fitri. Karena itu perlu ada semangat saling menghormati atas terjadinya perbedaan tersebut. Perbedaan yang didasarkan pada petimbangan ilmu akan melahirkan kesepahaman ( _tafahum_); bukan pertentangan ( _tanazu'_) dan permusuhan ( _'adawah_). Karenanya, beragama perlu dengan ilmu sehingga muncul spirit harmoni dan kebersamaan.
3. Terhadap perbedaan tersebut, bagi yang menggunakan ijtihad dg patokan _wujudul hilal_, dan *bagi yang meyakini serta mengikuti pandangan bahwa idul fitri jatuh pada hari Jumat, maka hari Jumat ia melaksanakan shalat Idul Fitri dan tidak boleh berpuasa*.

Sementara bagi yang menggunakan ijtihad dg patokan _rukyah_ atau _hisab imkanur rukyah_ dengan kriteria ketinggian hilal 3 derajat, dan *bagi yang meyakini serta mengikuti pandangan bahwa idul fitri jatuh hari Sabtu, maka pelaksanaan shalat Idul Fitri dilaksanakan pada Sabtu dan tidak boleh berpuasa di hari Sabtu tsb. Sedang di hari Jumatnya masih wajib berpuasa*.

Beragama perlu dengan ilmu. Jika tidak, maka kita mengikuti orang yang berilmu.

Wassalam
Jakarta, 20 April 2023

Asrorun Niam Sholeh
Ketua MUI Bidang Fatwa

_boleh dikutip dan dibagikan_

04/04/2023

𝐊𝐄𝐌𝐀𝐓𝐈𝐀𝐍𝐌𝐔 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐏𝐄𝐑𝐋𝐔 𝐃𝐈𝐂𝐄𝐌𝐀𝐒𝐊𝐀𝐍

Ketika jantungmu berhenti, tidak perlu dicemaskan

Saat sekarat, tidak perlu dicemaskan

Jangan perdulikan jasadmu yang akan hancur!! Kaum muslimin... akan melaksanakan kewajiban mereka:
1. Melucuti pakaianmu.
2. Memandikanmu.
3. Mengafanimu.
4. Menggalikan lubang lahatmu.
5. Mengeluarkanmu dari rumahmu.
6. Memanggulmu di atas pundak-pundak mereka.
7. Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yang baru (kuburan).
8. Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yang meninggalkan pekerjaannya demi untuk penguburanmu.
9. Perabotan-perabotanmu akan segera diurus dan berpindah tangan:
- kunci-kunci kendaraan dan rumah
- tas
- buku-buku
- handphone
- sepatu
- pakaian

Apabila keluargamu baik, mereka menyedekahkannya agar bermanfaat untukmu.

Yakinlah!!! bahwa:
~ Dunia tidak sedih karena kematianmu !
~ Alam semesta tidak berduka atas kepergianmu !
~ Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanmu!!
~ Perekonomian akan terus berputar!
~ Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!

Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!
Sementara Anda yang akan dihisab atas segala sesuatu hingga perkara yang sederhana dan kecil!!

Yang pertama lepas darimu adalah namamu..
Saat Anda meninggal dunia: Orang-orang bertanya :
"Dimana mayatnya ?"
Mereka tidak memanggilmu dengan namamu!! Namamu tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan menshalati, mereka bilang :
"Bawa sini jenazahnya!!!
Mereka tidak menyebutkan namamu. betapa cepat namamu hilang berlalu....

Ketika mereka akan menguburkanmu, mereka berkata:
"Dekatkan mayitnya!!"
Tanpa menyebutkan namamu..

Karena itu...
Jangan tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokmu...!!
Jangan terperdaya oleh kedudukan dan nasab keturunanmu...!!

Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi...

Kesedihan orang atas kepergianmu ada tiga macam:
1. Orang yang mengenalmu sepintas akan mengatakan: "Kasihan... !!"
2. Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka..
3. Kesedihan mendalam di rumah... Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun... Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...

Demikianlah...
Kisahmu di antara manusia telah terakhir...

Anda hanya tinggal ALBUM KENANGAN

Kisahmu yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu: Alam akherat

Telah lepas darimu:
1. Kecantikan/ketampanan
2. Harta
3. Pangkat/Jabatan
4.Kesehatan
5. Anak
6. Rumah.
7. Istri/suami

Kehidupanmu yang sesungguhnya baru dimulai

Pertanyaannya sekarang adalah:

Apa yang telah Anda siapkan untuk kubur dan akheratmu????? Ini adalah KENYATAAN yang perlu direnungkan!!

Check ibadahmu... yang wajib dan yang sunnah

Check Amal sholeh dan Sedekah

Check perilaku dan tingkah polah

Semoga Anda selamat!

Jika Anda membantu mengingatkan orang lain dengan menyebar posting ini... InsyAllah... Anda akan dapati buah dari peringatan Anda itu dalam timbangan amal kebaikan pada hari Kiamat.

Allah berfirman:

👈 (وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين) 👉

"Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang2 beriman"

Kenapa mayit memilih: "Sedekah" jika kembali ke dunia? Sebagaimana firman Allah:

👈 رب لولا أخرتني إلى أجل قريب: ‼️فأصدق‼️

"Ya Tuhan! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya aku akan bersedekah"

Mereka tidak mengatakan:
👉🏻 Niscaya Aku akan umroh
👉🏻 Niscaya Aku akan shalat
👉🏻 Niscaya Aku akan puasa

Para ulama menjelaskan:
"Mayit hanya mengatakan sedekah, karena dia melihat dampak sedekah yang sangat besar setelah kematian"

Maka perbanyaklah sedekah ... untuk saat ini dapat bersedekah

Tak dapat bersedekah dengan harta mu, maka setidaknya bersedekah lah dengan ilmu mu

dengan mengirim/menyebarkan postingan ini pada teman/saudara dengan niat karena Allah, maka jika ada di antara mereka yang mengamalkan postingan ini ganjarannya dengan seizin Allah juga akan anda terima.

Aamiin Yaa Robbal Aalamiin

Baarakallaahu fiikum

01/04/2023

*APAKAH ORANG MENINGGAL ITU SADAR BAHWA DIRINYA SUDAH MATI ? Al-Qur'an Pemberi Syafa'at Di Alam Kubur*

1.Orang Yang Mati
Awalnya Tidak
Menyadari Bahwa
Dirinya Mati. Dia
Merasa Dirinya
Sedang Bermimpi
Mati. Dia Melihat
Dirinya DiTangisi,
DiMandikan,
DiKafani, DiSholati
Hingga DiTurunkan
Ke Dalam Kubur.
Dia Merasa Dirinya
Sedang Bermimpi
Saat Dirinya
DiTimbun Tanah.
Dia Berteriak-
Teriak Tapi Tidak
Ada Yang
Mendengar
Teriakannya.

2.Beberapa Waktu
Kemudian :

3.Saat Semua
Sudah Pulang
Meninggalkannya
Sendirian Di
Bawah Tanah.
Allah Kembalikan
Ruhnya. Dia
Membuka Mata,
Dan Terbangun Dari
"Mimpi” Buruknya.

4.Dia Senang Dan
Bersyukur, Bahwa
Ternyata Apa Yang
Dia Alami
Hanyalah Sebuah
Mimpi Buruk, Dan
Kini Dia Sudah
Bangun Dari
Tidurnya.

5.Kemudian Dia
Meraba Badannya
Yang Hanyat
DiSelimuti Kain
Sambil Bertanya
Kaget,

6.“Di Mana Bajuku ?
Kemana Celanaku?”
Lalu Dia Meraba
Sekelilingnya Yang
Berupa Tanah
“Di Manakh Aku ?”
“Tempat Apa Ini ?
Kenapa Bau Tanah
Dan Lumpur ?”
Kemudian Dia
Mulai Menyadari
Bahwa Dia Ada Di
Bawah Tanah, Dan
Sebenarnya Apa
Yang DiAlaminya
Bukanlah Mimpi!
Ya, Dia Sadar
Bahwa Dirinya
Benar-Benar Telah
Mati.

7.Berteriaklah Dia
Sekeras-Kerasnya,
Memanggil Orang-Orang
Terdekatnya Yang
DiAnggap Bisa
Menyelamatkan
Nya :

“Ibuuuuu….!!!!
“Ayaaaaaah…!!!!”
“Kakeeeeek!!!”
“Neneeeek!!”
“Kakaaaaak!!!”
“Sahabaaaat!!!”

8.Tidak Ada Seorang
Pun Yang Menjawab.
Dia Yang Selama
Ini Lupa Pada
Allah-Pun Ingat
Bahwa ALLAH
Adalah Satu-Satunya
Harapan.

9.Menangis-lah Dia
Sambil Meminta
Ampun,

10.“Ya, Allaaaaah….
Ya Allaaaaaah….
Ampuni Aku Ya
Allaaaaah….!!!”

11.Dia Berteriak
Dalam Ketakutan
Yang Luar Biasa
Yang Belum
Pernah Di Rasakan
Sebelumnya
Sepanjang
Hidupnya.

12.Jika Dia Orang
Baik, Maka
Muncullah 2
Malaikat Dengan
Wajah Tersenyum
Akan Mendudukkan
Nya & Menenangkannya,
Menghiburnya
Dan Melayaninya
Dengan Pelayanan
Yang Terbaik.

13.Jika Dia Orang
Buruk, Maka 2
Malaikat Akan
Menambah
Ketakutannya
Dan Akan
Menyiksanya
Sesuai Keburukan
Nya.

14.Pertolongan Al-
Quran Di Alam
Kubur.

15.Dari Sayyidina Sa’id Bin
Sulaim ra,
Rasulullah
Shallallahu Alaihi
Wa Sallam
bersabda :

(1)."Tiada penolong
yang lebih utama
derajatnya di sisi
Allah pada hari
Kiamat daripada
Al-Qur’an. Bukan
Nabi, bukan
Malaikat dan
bukan p**a yang
lainnya.” (Abdul
Malik bin Habib-
Syarah Ihya)."

(2).Al-Bazzar
meriwayatkan
dalam kitab
La’aali
Masnunah
bahwa jika
seseorang mati/
meninggal dunia,
ketika orang²
sibuk dengan
kain kafan dan
persiapan
pengebumian di
rumahnya, tiba²
seseorang yang
sangat tampan
berdiri di kepala
mayat. Ketika
kain kafan mulai
dipakaikan, dia
berada di antara
dada dan kain
kafan.

16.Setelah
dikuburkan dan
orang-orang
mulai
meninggalkan
nya, datanglah 2
Malaikat. Yaitu
Malaikat Munkar
dan Nakir yang
berusaha
memisahkan
orang tampan itu
dari mayat agar
memudahkan
tanya jawab.

17.Tetapi si tampan
itu berkata : ”Ia
adalah sahabat
karibku. Dalam
keadaan bgmn-
pun aku tidak
akan meninggal
kannya. Jika
kalian ditugaskn
untuk bertanya
kepadanya,
lakukanlah
pekerjaan kalian.
Aku tidak akan
berpisah dari
orang ini
sehingga ia
dimasukkan ke
dalam syurga.”

18.Lalu ia berpaling
kepada sahabat
nya dan berkata,
“Aku adalah Al-
Qur'an yang
terkadang kamu
baca dengan
suara keras dan
terkadang
dengan suara
perlahan.

19.Jangan khawatir
setelah
menghadapi
pertanyaan
Munkar dn Nakir
ini, engkau tidak
akan mengalami
kesulitan.”

20.Setelah para
Malaikat itu
selesai memberi
pertanyaan, ia
menghamparkn
tempat tidur dan
permadani sutera
yang penuh
dengan kasturi
dari Mala’il A’la
(Himpunan
Fadhilah Amal :
609)

21.Allahu Akbar,
selalu saja ada
getaran haru
selepas
membaca hadits
ini. Getaran
penuh
pengharapan
sekaligus
kekhawatiran.
Getaran harap
karena tentu saja
mengharapkan
Al-Quran yang
kita baca dapat
menjadi pembela
kita di hari yang
tidak ada
pembela.
Sekaligus
getaran takut,
kalau² Al-Qur'an
akan menuntut
kita.

22.Banyak Riwayat
Yang
Menerangkan
Bahwa Al-Qur'an
Adalah Pemberi
Syafa’at Yang
Pasti DiKabulkan
Allah Subhanahu
Wa Ta’ala.

23.Ya Allah,
Ampunilah
Dosaku, Dosa Ibu
Bapakku,
Keluargaku,
Saudaraku Dan
Seluruh Kaum
Muslimin, Ya
Allah, Jangan
Engkau Cabut
Nyawa Kami Saat
Tubuh Kami Tak
Pantas Berada Di
SurgaMu
Aamiin.

24. Sekarang
Anda Memiliki
Dua Pilihan :

(1).Membiarkan
Sedikit
Pengetahuan Ini
Hanya DiBaca
Di Sini.
(2).Membagikan
pengetahuan ini
Ke Semua Temanmu , In Syaa Allah
Bermanfaat Dan
Akan Menjadi
Pahala Bagimu.
Aamiin.

25.Siapakah Sahabatku Selama Di Alam Kubur Dialah *AL-QUR'ANNULKARIM.*

Semoga Bermanfaat bagi yang Mau mengamalkannya

Yuk sebarkan postingan ini. Semoga menjadi ladang amal jariyah buat kamu dan orang lain ... Semoga bermanfaat...

♻️Free take, save, & share

Baarokallahu fiikum🍃

26/03/2023
22/03/2023

*MENGKHUSUSKAN ZIARAH KUBUR DIWAKTU TERTENTU*
IMAM IBNU KATSIR Rahimahullah ketika menafsirkan [QS. Ar-Ra'd : 24], beliau mengatakan :
وقد جاء في الحديث أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يزور قبور الشهداء في رأس كل حول، فيقول لهم : ''سَلَٰمٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى ٱلدَّارِ'' وكذا أبو بكر، وعمر، وعثمان.
Dan disebutkan dalam hadits bahwa RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam senantiasa menziarahi kuburan para syuhada setiap awal tahun, lalu beliau mengucapkan kepada mereka : Salam sejahtera atasmu karena kesabaranmu, maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu, dan hal itu dilakukan juga oleh Abu Bakar, Umar dan Utsman.
[Tafsir Ibnu Katsir : QS. Ar-Ra'd, Ayat 24]
Dari ABDULLAH BIN DINAR Radhiallahu 'Anhu, dia berkata :
عن عبد الله بن عمر أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يأتي قباء يعني كل سبت كان يأتيه راكبا وماشيا. قال ابن دينار وكان ابن عمر يفعله.
Dari Abdullah Bin Umar bahwa RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam biasanya mendatangi masjid Quba yakni setiap hari sabtu dengan berkendaraan atau berjalan kaki, Ibnu Dinar juga berkata bahwa Ibnu Umar pun senantiasa melakukannya.
[HR. Muslim : No. 1399].
IMAM NAWAWI Rahimahullah mengatakan :
وقوله "كل سبت" فيه جواز تخصيص بعض الأيام بالزيارة، وهذا هو الصواب وقول الجمهور، وكره ابن مسلمة المالكي ذلك، قالوا : لعله لم تبلغه هذه الأحاديث. والله أعلم.
Perkataanya "Setiap Sabtu", maka di dalamnya ada (dalil) kebolehan mengkhususkan sebagian hari untuk berziarah, inilah yang benar dan merupakan pendapat Jumhur, Ibnu Maslamah Al-Maliki memakruhkan hal itu dan mereka (para ulama) berkata bahwa kemungkinan hadits-hadits ini belum sampai kepadanya. Wallahu A'lam.
[Syarh Shahih Muslim : Jilid 9, Halaman 171]
Dengan redaksi yang sedikit berbeda Dari ABDULLAH BIN DINAR Radhiallahu 'Anhu, dia berkata :
عن ابن عمر رضي الله عنهما قال : كان النبي ية يأتي مسجد قباء كل سبت ماشيا وراكبا، وكان عبد الله رضي الله عنه يفعله.
Dari Ibnu Umar Radhiallahu 'Anhuma dia berkata : NABI Shallallahu 'Alaihi Wasallam selalu mendatangi Masjid Quba setiap hari sabtu dengan berjalan kaki maupun berkendaraan, dan Abdullah (Bin Umar) Radhiyallahu 'Anhu juga biasa melakukannya.
[HR. Bukhari : No. 1193]
IMAM IBNU HAJAR AL-ASQALANI Rahimahullah mengatakan :
ﻭﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻋﻠﻰ ﺍﺧﺘﻼﻑ ﻃﺮﻗﻪ ﺩﻻﻟﺔ ﻋﻠﻰ ﺟﻮﺍﺯ ﺗﺨﺼﻴﺺ ﺑﻌﺾ ﺍﻷﻳﺎﻡ ﺑﺒﻌﺾ ﺍﻷﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻪ ﻭﺍﻟﻤﺪﺍﻭﻣﻪ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ، ﻭﻓﻴﻪ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﻬﻲ ﻋﻦ ﺷﺪ ﺍﻟﺮﺣﺎﻝ ﻟﻐﻴﺮ ﺍﻟﻤﺴﺎﺟﺪ ﺍﻟﺜﻼﺛﻪ ﻟﻴﺲ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺘﺤﺮﻳﻢ.
Dan dalam hadits ini dengan berbagai jalur yang berbeda terdapat dalil akan bolehnya mengkhususkan sebagian hari dengan sebagian amal shalih dan merutinkan hal tersebut, dan di dalamnya juga menunjukan bahwa (makna) larangan berpergian ke selain tiga masjid bukanlah hal yang haram.
[Fathul Bari : Jilid 3, Halaman 69].
IMAM IBNU BATTHAL Rahimahullah mengatakan :
وكانت فاطمة تزور قبر حمزة كل جمعة، وكان ابن عمر يزور قبر أبيه، فيقف عليه ويدعو له، وكانت عائشة تزور قبر أخيها عبد الرحمن وقبره بمكة.
Dan Fathimah pun kerap berziarah ke kuburan Hamzah disetiap hari Jum'at, juga Ibnu Umar yang kerap berziarah ke kuburan Ayahnya (Sayyidina Umar), beliau berdiri disisinya dan berdoa untuknya, demikian p**a 'Aisyah yang berziarah ke kuburan saudaranya Abdurrahman dan kuburan itu ada di makkah.
[Syarah Shahih Al-Bukhari : Jilid 3, Halaman 270]
__
IMAM AL-BAIHAQI Rahimahullah meriwayatkan :
وأخبرنا أبو عبد الله الحافظ، قال: أخبرنا أبو عبد الله محمد بن أحمد بن بطة، قال : حدثنا الحسن بن الجهم، قال : حدثنا الحسين بن الفرج، قال : حدثنا الواقدي، قال : قد كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يزورهم في كل حول، وإذا تفوه الشعب رفع صوته فيقول : "سلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار"، ثم أبو بكر كل حول يفعل مثل ذلك، ثم عمر بن الخطاب، ثم عثمان، وكانت فاطمة بنت رسول الله صلى الله عليه وسلم تأتيهم فتكن عندهم وتدعو، وكان سعد بن أبي وقاص يسلم عليهم، ثم يقبل على أصحابه فيقول : ألا تسلمون على قوم يردون عليكم السلام، وكان أبو سعيد الخدري يزور تلك القبور، وذكر ذلك أيضا عن أم سلمة، وعبد الله بن عمر، وأبي هريرة.
Telah mengabarkan pada kami Abu Abdillah Al-Hafidz, dia berkata : Telah mengabarkan pada kami Abu Abdillah Muhammad Bin Ahmad Ibnu Batthah, dia berkata : Telah menceritakan pada kami Al- Hasan Bin Al-Jahm, dia berkata : Telah
menceritakan pada kami Al-Hasan Ibnul Farraj, dia berkata : Telah menceritakan pada kami Al-Waqidi, dia berkata : Bahwa beliau RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam kerap menziarahi kuburan mereka (Para Syuhada') disetiap tahun, saat sampai dibukit (uhud) beliau mengeraskan suaranya dengan mengucapkan : "Salam sejahtera atasmu karena kesabaranmu, maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu", lalu Abu Bakar setiap tahun juga melakukan yang semisal dengan hal tersebut, lalu Umar Bin Khatthab, lalu Utsman, demikian juga Fathimah Putri RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam yang kerap menziarahi mereka dan menetap disana untuk mendoakan mereka, dan Sa'ad Bin Abi Waqash saat memberi salam untuk mereka, setelah itu dia berkata ke para sahabatnya : Kenapa kalian tidak memberi salam juga untuk mereka yang akan menjawab salam kalian, dan Abu Sa'id Al-Khudri juga kerap menziarahi kuburan itu, disebutkan p**a terkait hal ini dari Ummu Salamah, Abdullah Bin Umar serta Abu Hurairah.
[Dala'ilun Nubuwwah : Jilid 3, Halaman 308]
IMAM AL-HAKIM Rahimahullah mengatakan :
عن علي بن الحسين عن أبيه : أن فاطمة بنت النبي صلى الله عليه و سلم كانت تزور قبر عمها حمزة كل جمعة.
Dari 'Ali Bin Al-Hasan dari Ayahnya : Bahwa Fathimah Putri NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam selalu menziarahi kuburan pamannya yaitu Hamzah setiap hari Jum'at
[Al-Mustadrak 'Ala Shahihhain : Jilid 1, Halaman 527, No. 1397]
IMAM MURTADZA AZ-ZABIDI Rahimahullah
mengatakan :
وتواتر أن الشافعي زار الليث بن سعد وأثنا عليه خيرا وقرء عنده ختمة وقال : "أرجون تدوم فكان الأمر كذلك".
Telah mutawatir bahwa Imam Asy-Syafi'i pernah
menziarahi Al-Laits Bin Sa'ad hingga memberi pujian karena kebaikannya, beliau juga membacakan Al-Qur'an di sisinya dengan sekali khataman, beliau pun berkata : Aku berharap hal ini tetap dilestarikan.
[Ithaf As-Sadatil Muttaqin : Jilid 14, Halaman 283]
__

Wassalamu'alaikum 🙏

17/03/2023

Address

Legenda Wisata Cibubur
Nagrak

Telephone

+6285261342811

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ridho Allah Sasmita Alam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Ridho Allah Sasmita Alam:

Share