DPD LDII Kab. Musi Banyuasin

DPD LDII Kab. Musi Banyuasin Membangun Masyarakat madani yang kompetitif,berbasis Jujur,Amanah,Mujhid-Muzhid,Berbudi pekerti yang luhur,serta dapat bekerja sama dalam Kebaikan.

03/06/2026

Bayung Lencir, (24/5)— Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Bayung Lencir menggelar Festival Anak Sholeh sebagai upaya membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, religius, dan berkarakter. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menanamkan 29 Karakter Luhur untuk Mew...

Doa: Jembatan Kelemahan Menuju Kekuatan IlahiManusia, dalam setiap hela napasnya, tidak pernah sungguh-sungguh lepas dar...
02/06/2026

Doa: Jembatan Kelemahan Menuju Kekuatan Ilahi

Manusia, dalam setiap hela napasnya, tidak pernah sungguh-sungguh lepas dari kebutuhan. Sekuat apa pun fisiknya, setinggi apa pun jabatannya, sekaya apa pun hartanya, ia tetaplah makhluk yang lemah di hadapan Sang Pencipta. Di sinilah doa menemukan maknanya yang paling hakiki: sebuah pengakuan tulus bahwa manusia adalah hamba yang senantiasa bergantung kepada Allah Swt.

Sebagian orang memahami doa semata sebagai sarana meminta. Padahal, dalam pandangan Islam, doa adalah ibadah itu sendiri. Ketika seorang hamba mengangkat kedua tangannya dan memanjatkan permohonan kepada Allah, ia sedang menampakkan kefakirannya, mengakui keterbatasannya, dan menegaskan bahwa tidak ada satu pun makhluk yang mampu memenuhi kebutuhannya kecuali Allah.
Inilah yang membedakan doa dari sekadar ratapan atau harapan kosong. Doa adalah dialog antara hamba dan Tuhannya, sebuah hubungan vertikal yang paling murni dalam kehidupan seorang Muslim.

Allah Swt. dengan tegas mengingatkan hamba-Nya agar tidak bergantung kepada selain-Nya dalam memenuhi segala hajat. Dalam Surah Yunus ayat 107, Allah berfirman:

"Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan Dia-lah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Ayat ini menegaskan satu prinsip fundamental: segala urusan berada sepenuhnya dalam genggaman Allah. Tidak ada satu makhluk pun yang mampu memberi sesuatu yang Allah cegah, dan tidak ada satu pun yang bisa menghalangi apa yang Allah anugerahkan.

Maka, kepada siapa lagi manusia harus memohon, jika bukan kepada-Nya?
Salah satu ujian terberat dalam berdoa adalah kesabaran. Manusia seringkali mudah putus asa ketika doa terasa belum terjawab. Padahal, Allah Swt. dengan penuh kasih telah memerintahkan hamba-Nya untuk terus berdoa dan berjanji akan mengabulkannya.

Dalam Surah Ghafir ayat 60, Allah berfirman: "Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk ke neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.'"

Ayat ini bukan hanya sebuah perintah, melainkan sebuah jaminan. Allah tidak memerintahkan sesuatu yang sia-sia. Setiap doa yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan dan keikhlasan pasti akan mendapat respons dari-Nya.
Apakah dikabulkan sesuai permintaan, digantikan dengan yang lebih baik, atau disimpan sebagai pahala di akhirat kelak.

Keagungan Allah yang tak terhingga mengajarkan kita bahwa tidak ada permohonan yang terlalu kecil atau terlalu besar untuk disampaikan kepada-Nya. Hajat yang dekat maupun yang jauh, kebutuhan yang tampak sepele maupun yang terasa mustahil, semuanya layak dibawa ke hadapan Allah.

Rasulullah Saw. pun mengajarkan agar umatnya meminta segalanya kepada Allah, bahkan hingga urusan tali sandal yang putus sekalipun. Hal ini bukan karena Allah menyukai permintaan yang remeh, melainkan karena Allah ingin hamba-Nya selalu merasa dekat dan terhubung dengan-Nya dalam setiap kondisi.

Meninggalkan doa bukan hanya berarti menutup pintu rezeki dan pertolongan. Lebih dari itu, meninggalkan doa berarti memutus hubungan paling intim antara seorang hamba dan Tuhannya. Dalam sepi maupun ramai, dalam lapang maupun sempit, doa adalah nafas yang menjaga iman tetap hidup. Maka, jangan pernah berhenti mengetuk pintu langit. Karena pintu itu — tidak pernah tertutup.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Daud sobri
Ketua LDII Muba, Pengasuh Ponpes Taufiqurrohman Pinang Banjar.

01/06/2026

Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, nilai-nilai pancasila

Kabar dari SedulurJakabaring, (31/5) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Ogan Ilir me...
01/06/2026

Kabar dari Sedulur

Jakabaring, (31/5) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Ogan Ilir menggelar Pengajian Pra Nikah bertema “Bentuk Karakter Luhur untuk Bekal Berumah Tangga” di Pondok Pesantren Baitul Mukminin, Jakabaring, Sabtu (31/5). Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan kesiapan mental, spiritual, dan karakter dalam menghadapi kehidupan berumah tangga.
Acara dibuka H. Mahmud pengurus Pondok Pesantren Baitul Mukminin.......selengkapnya di ldiimuba.or.id

Jakabaring, (31/5) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Ogan Ilir menggelar Pengajian Pra Nikah bertema “Bentuk Karakter Luhur untuk Bekal Berumah Tangga” di Pondok Pesantren Baitul Mukminin, Jakabaring, Sabtu (31/5). Kegiatan ini bertujuan membekali generasi ...

Kabar dari SedulurOKU Timur — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII OKU Timur melalui Kepengurusan Muda-Mudi menggelar kegiat...
01/06/2026

Kabar dari Sedulur

OKU Timur — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII OKU Timur melalui Kepengurusan Muda-Mudi menggelar kegiatan Keakraban Generus Pra-Nikah bertema “HYPE (Halal Youth Positive Energy)” di Masjid Desa Tanah Merah, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti 119 peserta usia mandiri dan 50 peserta dari Tim Keluarga Bahagia.

Selengkapnya ldiimuba.or.id

OKU Timur — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII OKU Timur melalui Kepengurusan Muda-Mudi menggelar kegiatan Keakraban Generus Pra-Nikah bertema “HYPE (Halal Youth Positive Energy)” di Masjid Desa Tanah Merah, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti 119 peserta usia mandiri dan 50 peserta da...

Foto Rakorwil II DPW LDII SUMATERA SELATAN
01/06/2026

Foto Rakorwil II DPW LDII SUMATERA SELATAN

31/05/2026


Terima Kasih Pengurus DPD LDII menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah serta Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluru...
31/05/2026

Terima Kasih

Pengurus DPD LDII menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah serta Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluruh panitia, khususnya keluarga besar PC LDII Kecamatan Tungkal Jaya dan PAC LDII Desa Sri Mulyo, yang dengan penuh keikhlasan, kebersamaan, dan semangat pengabdian telah bahu-membahu menyukseskan pelaksanaan Rakorwil II DPW LDII Sumatera Selatan Tahun 2026 sebagai tuan rumah.

Setiap langkah persiapan, setiap tetes keringat, setiap waktu dan tenaga yang dicurahkan, hingga tuntasnya rangkaian kegiatan pasca acara, merupakan amal kebaikan yang insyaAllah tercatat di sisi Allah SWT.

Semoga seluruh pengorbanan dan dedikasi yang diberikan menjadi simpanan pahala yang terus mengalir, membawa keberkahan bagi keluarga, organisasi, dan masyarakat, serta menjadi pemberat timbangan amal di yaumul akhir kelak. Aamiin ya Rabbal 'Alamiin.

Address

Sekayu
30711

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DPD LDII Kab. Musi Banyuasin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share