15/12/2025
Sumatra memiliki bentang alam yang kompleks berupa Pegunungan Barisan, dataran rendah aluvial, lahan gambut luas, dan jaringan sungai besar yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Pulau ini menyimpan hutan hujan tropis dan gambut sebagai penyimpan karbon serta penyangga hidrologi alami. Namun, Sumatra juga menjadi pusat ekspansi perkebunan sawit, pertambangan, dan infrastruktur strategis nasional. Ketika fungsi ekologis hutan di hulu DAS terganggu, wilayah ini menjadi sangat rentan terhadap banjir, longsor, dan kebakaran lahan.
Sejak kebakaran besar tahun 2015, perubahan penggunaan lahan di Sumatra terus berlangsung melalui konversi hutan dan gambut menjadi perkebunan dan area tambang. Data pemantauan satelit menunjukkan JUTAAN hektar tutupan pohon hilang, terutama di Riau, Sumatra Selatan, dan Sumatra Utara. Drainase lahan gambut untuk kepentingan ekonomi menghilangkan kemampuan tanah menyerap air dan menyimpan karbon. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan lahan bukan sekadar persoalan ekologis, tetapi juga hasil dari KEPUTUSAN POLITIK dan TATA KELOLA PERIZINAN.
Dampak perubahan lahan kini terlihat dari meningkatnya banjir bandang, longsor, dan kebakaran lahan yang terjadi hampir setiap tahun di Sumatra. Degradasi hutan di hulu DAS menyebabkan air hujan langsung mengalir ke permukiman tanpa diserap tanah. Bencana tersebut menimbulkan kerugian sosial-ekonomi besar serta krisis kesehatan akibat asap. Para ahli menegaskan bahwa kondisi ini lebih dipengaruhi oleh buruknya tata kelola ruang dibanding semata faktor iklim ekstrem.
Penegakan hukum lingkungan harus DITEGASKAN terhadap pelanggaran izin lahan dan praktik korporasi yang merusak ekosistem. Restorasi hutan dan lahan gambut perlu dilakukan secara permanen dan berbasis lanskap, bukan sebagai proyek jangka pendek. Perencanaan tata ruang wajib berlandaskan data ilmiah dan risiko bencana, bukan KEPENTINGAN politik sesaat. Tanpa reformasi politik lingkungan dan transparansi perizinan, bencana di Sumatra akan terus berulang meskipun teknologi mitigasi tersedia.
Tiktok: bemgeografiums
Youtube: Geografi UMS BEM
•BEM Geografi UMS 2025
•Kabinet Aksavarya
•Departemen Kajian Aksi Strategis dan Propaganda