Remaja Muslim Keren Abiezt

Remaja Muslim Keren Abiezt Assalaamu'alaikum warahmatulla wabaarakatuh. Temen temen ini adalah page untuk menampung aspirasi k

12/02/2026
12/02/2026

Untukmu..Para Ibu Yang Lelah😥

Pekerjaan rumah tidak ada habisnya. Dari berantakan...rapi....tidak lama berantakan lagi.
Dari kotor....bersih....tidak lama kotor lagi. Anak-anak, suami, dapur, rumah dan seterusnya...dan seterusnya....

Ali bin Abi Thalib sebagai suami menuturkan betapa lelah istrinya mengurusi rumah yg tak seberapa besar itu. Tangan Fatimah putri Nabi yg mulia itu menjadi keras dan kasar karena harus menumbuk dan mengadoni sendiri dengan menggunakan roha (alat tumbuk saat itu). Hingga suatu hari mereka berdua mendengar bahwa Nabi mendapatkan budak yg bisa dijadikan pembantu.

Fatimah datang utk memohon pembantu dari ayah mulia Rasulullah. Tapi Rasul tidak ada di tempat. Fatimah hanya berjumpa Aisyah. Aisyah berjanji menyampaikannya.

Malam itu, saat Ali dan Fatimah sudah bersiap istirahat dan telah berbaring. Ayahanda Rasulullah datang...
Keduanya bersegera ingin bangun.
Rasul berkata: "Tetaplah di tempat kalian berdua."

Beliau mendekat dan duduk di antara mereka berdua hingga Ali merasakan dingin telapak kaki beliau mengenai perutnya.

Kemudian ayahanda Rasulullah berkata:
"Maukah aku tunjukkan pada kalian berdua yg lebih baik dari yang kalian minta? Jika kalian berdua sudah hendak tidur maka bertasbihlah 33 kali, bertahmidlah 33 kali dan bertakbirlah 34 kali. Itu lebih baik bagi kalian berdua dari seorang pembantu."

Jika itu Fatimah, maka inilah ibunya Khodijah rodhiallohu anha.
Jibril pernah datang kepada Nabi. Tapi kedatangannya kali ini bukan menyampaikan ayat. Jibril datang turun dari langit yg tujuh sana hanya utk menyampaikan memberi salam. Salam untuk istri Nabi, Khodijah yg mulia.

Jibril berkata:
"Wahai Rasulullah, ini Khodijah akan datang membawa periuk ada lauk di dalamnya. Jika dia nanti datang sampaikan salam dari Robb nya dan dariku. Dan beritakan untuknya kabar gembira tentang surga yang tidak ada kegaduhan dan tidak ada kelelahan di dalamnya."

(Salam dari kami para ayah untuk para ibu yg lelah. Dua kisah istimewa dari dalam rumah nubuwwah. Untukmu para ibu.....
Selamat ibu, dengan semua kelelahan urusan rumah. Semoga salam Allah dan para malaikat untukmu dan surga balasan tertinggimu.
Salam untukmu para ahlul bait...)

Allah dekat, Allah Maha Baik, Allah selalu membersamai kita.. bismillah kita awali pagi dengan menyebut asma-Nya...
10/02/2026

Allah dekat, Allah Maha Baik, Allah selalu membersamai kita.. bismillah kita awali pagi dengan menyebut asma-Nya...



Orang tua berisik dilarang masuk masjid !"Jika kalian tidak lagi mendengar riang tawa dan gelak bahagia anak-anak di mas...
03/06/2017

Orang tua berisik dilarang masuk masjid !


"Jika kalian tidak lagi mendengar riang tawa dan gelak bahagia anak-anak di masjid. Waspadalah. Saat itu kalian dalam bahaya..." -Muhammad Al Fatih, Penakluk Konstantinopel-

Pernah baca, dengar atau lihat quote di atas? Konon, itu adalah ucapan seorang Sultan Mehmed 2, atau yang lebih akrab disapa Muhammad Al Fatih. Itu lho yang menaklukkan kota Konstantinopel, kota nomer satu di dunia pas zaman itu, iya tahun 600-1400an. Sampai akhirnya berhasil diduduki oleh Muhammad Al Fatih and friends, tepatnya pada tanggal 29 Mei 1453 Masehi.

Dan salah satu strategi perangnya yang mencengangkan dunia waktu itu adalah dengan diangkatnya puluhan kapal perang melewati bukit dalam waktu satu malam. Saya ulangi, DIANGKATNYA PULUHAN KAPAL PERANG MELEWATI BUKIT DALAM WAKTU SATU MALAM !

Ngeri parah aka keren gila gak sih bro, sis ! Gimana gak keder tuh lawannya kalau gitu? Tapi gaes, kita gak akan ngomongin Muhammad Al Fatih sekarang, kamu emang penasaran po? Kalau iya, baca buku d**g ! Atau minimal googling kek, jangan Cuma bacain/kepoin status sama insta story doang ! hahaha.

Nah, yang akan kita omongin adalah tentang quote nya itu tuh, karena ini relevan banget sama kondisi sekarang di masjid-masjid kita.. Oh ya, liat gambar di atas kan? Serem gak tuh tulisannya?

Pernah gak sih kamu solat di masjid? Kalau kamu gak pernah, stop baca tulisan ini. Terus bergegas ambil air wudhu dan solat ya. Habis itu konsisten dah solat berjamaah di masjid terus ya. Mumpung momen mulainya pas enak nih di bulan Ramadhan ! hehe. Tapi beneran deh ini, kita bakalan ngomongin solat jamaah di masjid, which is nih kasus yang lagi ngehits sekarang.

Mungkin perkara solat tarawih yang ramai riuh rendah tinggi anak-anak kecil kan ya? Menurut kamu sendiri, ngeganggu gak sih anak-anak itu kalau solat di masjid? Setuju gak kalau anak-anak dilarang dateng ke masjid?
Mungkin akan ada bermacam jawaban yang pro kontra tentang hal tersebut. Mungkin akan ada yang bilang, “Iya nih berisik banget!” “Buseeet, itu tangisan anak kuntilanak kali ya? *padahal kuntilanak itu emang udah anak-anak lho, soalnya namanya bukan kuntilbapak atau kuntilibu (garing, wkwk), ”Duh solatku gak khusyuk nih gara-gara tangisan bayi pokemon yang baru netes dari telurnya!, dll”

Atau mungkin akan ada berpendapat juga “Gapapa kali anak-anak diajak ke masjid, biar terbiasa, biar besok gedenya hatinya terkait ke masjid”, “Biarin aja, namanya juga anak-anak, wajar d**g kalau pada lari-larian atau cekakak cekikik, kalau dia udah bapak-bapak kumisan tebal terus main petak umpet, sambil teriak jepung-jepung, itu baru aneh dah!”, hahaha whatever lah bro, sis kamu ngomong apaan! :p

Aku pribadi pro pada orang yang ngebolehin anak-anak untuk ikutan solat di masjid. Walaupun pada akhirnya anak-anak itu entah di masjid pada mau ngapain, minimal banget dia masih mau ke masjid bukan?

Karena dulu tuh pernah ada kasus, anak tetanggaku yang seneng banget berangkat ke masjid, s**a adzan gitu, tapi karena suatu hari dia dimarahin oleh seorang tetangga begini kira-kira, “Mbok nek adzan ki sing apik, nek ra iso mending rasah adzan ! (artinya : Kalau yang adzan itu yang bagus, kalau gak bisa mending gak usah adzan !) ”.

Tau gak efeknya apa? Anak itu sekarang udah beranjak dewasa dan gak pernah sekalipun nongol di masjid dalam beberapa tahun terakhir, gila gak tuh? Padahal kan wajar aja ya kalau masih kecil, suaranya agak-agak nyempreng gitu, yang penting masih masuk batas normal gitu. Yang penting kan adzan nya bener, lagian dia gak bilang Uvuvwevwevwe onyetenyevwe ugwemubwem ossas gitu kok. Hiks banget kan?

Maka dari itu, aku menulis tulisan ini bro, sis. Sekedar untuk mengingatkan diri sendiri dan memberitahukan informasi yang aku ketahui tentang dunia anak-anak. Karena meskipun pernah merasakan fase anak-anak, gak semua orang-orang tua sekarang tahu gimana caranya menghadapi anak-anak. Ya kan? Ya kan? Iya lah, mereka terlalu sibuk share-share berita hoax dan debat gak penting di dunia maya, haha. So, let’s pray together… hehe

1. Pahamilah bahwa mereka itu adalah anak-anak
Ini bagian paling utamanya. Ketahuilah, bahwa anak-anak itu adalah anak-anak ! haha. Ya dunia anak akan berada di seputar bermain-main, berlari-lari, tertawa dan bahagia. Mereka gak akan memikirkan beban hutang Indonesia yang konon kalau dibagi rata seluruh penduduk Indonesia, itu bahkan mencapai 13juta per kepala bayi yang lahir.

Mereka gak akan ambil pusing soal strategi Indonesia menghadapi pasar bebas Asia maupun dunia ke depan. Mereka gak tahu soal kenaikan harga daging sapi yang sekarang udah mencapai 120rb/kg. Gak akan! Jadi ya sebuah kewajaran, dimanapun mereka berada, kapanpun itu, saat itulah dia akan bermanin. That’s it. Udah gitu aja.

2. Make a deal sebelum kamu berangkat ke masjid
Kalau udah memahami yang pertama, maka akan mudah ke depannya. Anak-anak itu dalam logika mereka, bisa dengan mudah memahami deal-deal yang sederhana. Daripada dinasehati panjang sambil marah-marah, anak-anak terkadang lebih cepet ngeh kalau diberikan deal-deal yang menguntungkan buat dia.

Misalnya, “Dek, nanti di masjid jangan ramai ya. Kalau adik tenang, nanti habis solat kita beli es krim yuk”, “Dek, anak soleh itu salah satu cirinya adalah kalau di masjid, dia tenang dan ikutan solat lho. Mau gak jadi anak soleh?” atau bisa juga “Dek, kita nanti di masjid solat ya. Kalau mau main dan lari-larian, setelah solatnya semua selesai ya..”

Setelah itu bilang deh, Janji ya? Sambil mengaitkan kelingking kita ke dia. Ketahuilah, mereka adalah jenis manusia yang fair sekali soal janji. Jadi, kitanya juga harus menepati janji ya, karena sekali kita ingkar, dia akan mencontoh keingkaran kita juga.

3. Ajak anak ngomong baik-baik ketika di rumah
“Nasehati aku ketika sendiri, jangan nasehati di kala ramai, karena nasehat di kala ramai itu bagai hinaan yg melukai hati..” (Imam Syafi'i)

Quote di atas itu bener banget lho. Bahkan sejak anak-anak, mereka udah tahu rasanya dipermalukan di depan umum karena kita marahin di depan teman-temannya. Kalau itu sampai terjadi, anak kita akan menjadi anak yang berontak dan s**a membantah kalau dinasehati ke depannya. Oleh karenanya, please nasehatin anak itu atau kalau mau marahin, lakukan saat di rumah ya.

Sering-sering deh ajak ngobrol komunikasi 4 mata dengan mereka. Biasanya anak-anak akan menjadi anak yang bertanggungjawab dan berani dalam konteks baik, kalau deket sama orang tuanya. Terlebih ayahnya lho. Tuh! Jangan grup whatsApp mulu yang diurusin, anak lu juga tuh! ihihi

4. Jangan marah dan takuti mereka
Senada sama yang nomer 3 di atas yaa. Karakter anak zaman sekarang sama tempo dulu tentu sudah berbeda. Dulu mah kita dimarahin habis-habisan, dipukul sapu lidi, rotan, dll. Langsung deh diem dan nurut apa yang disampaikan ortu kita.

Kalau sekarang mah, bisa-bisa ortu kita kena pasal KDRT kan ya? Terlebih anak-anak sekarang, itu lebih mudah mengekspresikan kemauannya. Dia akan berontak kalau dimarahi maupun ditakuti terus. Gak percaya? Cek deh anak tetangga atau saudara yang dibesarkan dengan cara seperti ini itu seperti apa waktu gedenya.

5. Pisahkan tempat solat anak dan dewasa
Ini solusi paling instan yang ada. Tapi ini tidak akan cepat mengubah karakter anak ke depannya. Nah, kalau mau pakai cara ini boleh juga sih. Siapkan imam anak muda yang memang sudah disiapkan oleh masjid untuk jadi kader imam masjid selanjutnya. Mentalitas imam digembleng di sini. Dia harus pintar-pintar bertanya dan bertindak sesuai kondisi jamaah anak-anaknya, hehe.

Kalau bisa sih, dicari karakter imam yang selalu ceria dan menyenangkan bagi anak-anak. Tambah keren lagi kalau jago cerita, bisa deh tuh kultum 7 menitnya diisi dengan kisah-kisah inspiratif atau juga kisah nabi maupun sahabatnya.

Kira-kira itu solusi yang bisa saya tawarkan. Sebenarnya masih ada banyak, tapi nanti kalau ditulis semua, kamu akan beralasan gak mau baca karena tulisannya kepanjangan. Jadi ya segini aja ya, semoga bermanfaat. Semoga besok anak-anak kita menjadi anak yang cinta masjid dan menjadi penerus yang baik bagi bangsa dan Negara. Oh ya, ada hadist yang seru nih, tentang anak-anaknya ada juga..

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Tuh, amalan gak terputus coy, saya ulangi AMALAN GAK TERPUTUS. Makanya jangan larang anak-anak kita untuk ada di masjid ya, biar dia jadi anak yang soleh dan mendoakan kita, walaupun besok lusa kita sudah di alam sana… *tunjuk kuburan.

Bye. Saya Indonesia, Saya Pancasila !
Salam Internet Banking !
*gak nyambung ya? Wkwkwk :p
Yogyakarta, 1 Juni 2017, 13.49

18/11/2016

Arafat || Channel Telegram:
🍈MANGGA🍈

Kakak saya sudah siap-siap sibuk membungkus mangga yang mulai berbuah di halaman rumahnya. Maklum musim mangga sudah tiba.

Teknik membungkus mangga sejak masih di pohon (dengan plastik atau koran) dilakukan untuk melindungi dari serangan lalat buah.

Jika mangga tidak segera dibungkus, akan menyebabkan busuk di dalam. Memang mangga tersebut kelihatan besar dan matang dari luar. Tapi begitu dibuka dalamnya busuk dan penuh dengan larva dari lalat buah.

Mangga ternyata memiliki kemiripan dengan rezeki. Sama-sama perlu segera dibungkus. Dengan apa membungkus rezeki? Dengan shalat dhuha di pagi hari.

Rezeki yang kita peroleh dari pekerjaan maupun dari bisnis yang kita kelola, jangan sampai hanya kelihatan besar dan banyak dari luar tapi tidak ada keberkahan di dalam rezeki tersebut.

Sehingga saat kita semakin banyak uang, malah semakin banyak masalah yang menjepit hidup kita. Semakin besar penghasilan, justru semakin besar p**a kejenuhan dan beban pikiran kita.

Jangan cuma bekerja keras mencapai target pendapatan yang tinggi, tapi lupa membungkusnya untuk melindungi dari serangan lalat duniawi.

Oleh karena itu, setiap datang waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan, jangan lupa membungkus rezeki kita dengan keberkahan p**a. Yaitu melalui shalat dhuha.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

22/09/2016

Bismillaah

Seorang ibu insyaallah ga akan ada NIAT menjerumuskan anaknya ke sesuatu yg mudharat apalagi SENGAJA ingin mencelakakan dunia akherat anak anaknya.

Tapi...seorang ibu tanpa bekal agama saat mendidik anak sangat mungkin melakukan hal yg sebaliknya.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg menyuruh anaknya yg masih kecil belajar naik motor atau naik mobil dan bangga saat kecil2 udah bisa anter2 ke pasar.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg menyuruh anak gadisnya dandan cantik setiap keluar rumah dan bangga saat anaknya memiliki pacar.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg mengantar anaknya ikut lomba2 kontes model umbar aurat dan bangga saat anaknya menjadi artis.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg sengaja menyuap ke kantor2 supaya menerima anaknya bekerja dan bangga saat anaknya memegang jabatan yg tinggi dengan hasil yg curang.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg dengan rasa kasihan dan tidak teganya enggan membangunkan anaknya untuk shalat subuh dan isya meskipun sudah baligh tanpa berfikir gimana nasib anaknya kelak di neraka.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg membujuk suaminya untuk membelikan anak2nya gadget laptop maupun tivi di kamar masing2 spy anak tidak ketinggalan informasi nyatanya benda2 tsblah yg menjadi jalan anaknya mengenal pornografi dan kecanduan game.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg lebih senang mengajarkan anaknya nyanyian2 dan tarian2 yg sebenarnya dilarang dalam islam dibanding khusus mengajarkan lafadz2 Quran dan bangga saat anaknya masih kecil fasih meniru2 lirik dan gerakan orang dewasa.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg menjejali anaknya dengan aneka les2 pengetahuan dunia tapi enggan mengajarkan perkara shalat ngaji dan ibadah lain pada anak2nya dan bangga anaknya menjadi orang "bergelar" tapi bahkan ga tau doa masuk wc.

Berapa banyak justru seorang ibulah yg mendoakan anaknya supaya jadi orang yg berguna bagi umat tapi saat ujian mencari2 bocoran jawaban UN untuk anaknya, atau bangga jika anaknya lulus meskipun dia sadar telah melakukan kecurangan.

Dan "kejahilan2" seorang ibu yg dilakukan krn minimnya agama.

Anak anak itu amanah.

Hanya boleh dididik sesuai keinginan yg Menitipkan.
Bukan sesuai hawa nafsu kita.

Rem hawa nafsu kita yg sifatnya duniawi.
Ingat untuk apa kita dan anak2 kita diciptakan.

Dan kelak pasti semua kembali pada kita.
Hisab detail akan apa yg telah kita ajarkan.
Kebaikan akan kembali.
Keburukan akan kembali.

Perbanyak istighfar.
Belajar dan kaji ilmu agama.
Jadikan Quran dan Hadits sbg pedoman hidup.
Amalkan sedikit2 dan ajak seisi rumah amalkan juga.

Kita ga bisa lolos dari hisab dengan alasan "maaf saya ga tau kalo harus ajari ini itu"
Karena perintah menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

Tidak terhenti saat kita menikah, tidak terhenti saat kita jadi nenek kakek, terus smpe kita meninggal.

Jadikan diri kita setiap harinya pencari ilmu.
Ada rasa ingin tau yg besar thd hukum2 islam.
Bukan untuk mendebat dan merasa paling tau, tapi untuk diamalkan dalam hidup kita sehari2.

Barakallahu fiik

17/08/2016

Beberapa hari ni kepoin Medsos n Video tentang Alvin, hihi. Masih Penasaran :D

Udah lalu tapi gpplah yaw... pas 71 Indonesia Merdeka... dan si Alvin 17 juga merdeka.

Jadi dari hasil kepo sono sini. Nemu beberapa hal tentang Alvin . Banyak Pro Kontra. Wajarlah. No Body Perfect gituh.

Pertama, mengapa Alvin nikah muda. Simpel. Udah nemuin the True One ;). Trus Alvin juga udah mencapai masa ba'ah (mampu). Orangtua mendukung. Menghindari Fitnah. Prinsip the relation in Islam "Nikahi atau lepaskan" dan Alvin pilih "NIkahi".

-Karena Wanita butuh kepastian-

Kedua, terkait 'mampu' nya Alvin untuk nikah muda udah terbukti ya dengan dia dapet ijin dari pengadilan agama. Secara mental He looks Mature than his old. Kedewasaan juga tidak bergantung umur. Keliatan banget dari cara dia berbicara dan menyampaikan pendapat, di acara Cerita Perempuan Trans TV juga bu Rere (Psikolog) melihat itu dalam diri Alvin. Lalu mampu dari sisi finansial Alvin punya usaha dagang dan juga penghasilan dari dia ngisi berbagai acara. It's enough.

Ketiga, Alvin menyatakan tidak memprovokasi anak sebayanya untuk menikah muda. Karena menikah itu memang tidak mudah. Tidak semua generasi muda telah 'mampu' untuk menikah. Mungkin lebih ditujukan kepada orang yang sebenarnya telah mampu tapi masih nunda untuk nikah.

Keempat, tentang the story of Alvin & Siti Raisa (Nama Mualaf Larissa Chou). Jadi perkenalannya via medsos, berawal ketika si Raisa dalam pencarian kebenaran untuk pegangan hidupnya. Akhirnya diskusilah dengan Alvin. Hingga sekitar dua minggu kemudian Raisa mantap masuk islam dengan bimbingan Alvin. Kata Alvin sih saat itu belum ada feeling, hihi. Mulai tertarik ketika sering bareng ngisi acara gitu, jadi si Raisa jadi motivator tentang perjalanan hidupnya hingga yakin menjadi muslimah.

Kelima, alasan kenapa Alvin memilih Raisa. Menurut Alvin Raisa wanita yang punya prinsip. Raisa punya semua yang wanita inginkan. Kecantikan, kekayaan, keluarga, sahabat... tapi semua dia tinggalkan demi agama yang baru diyakininya. Bahkan Raisa langsung berhijab syar'i. Tentu bukan hal yang mudah. Pertentangan dari keluarga udah pasti ada. Tapi Alhamdulillah ayah dan neneknya mengikuti masuk Islam.

Kalimat penutup Alvin di acara Cerita Perempuan

"Inilah cinta sejati yang sebenarnya dalam Islam. Kisah cinta dalam mahligai pernikahan"

09/06/2016



Bila engkau berbaik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih; tapi bagaimanapun, berbaik hatilah.

Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu; tapi bagaimanapun, tetaplah jujur dan terbukalah.

Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun mungkin saja dihancurkan orang lain hanya dalam semalam; tapi bagaimanapun, tetap bangunlah.

Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang; tapi bagaimanapun, tetaplah berbuat baik.

Apapun yang terjadi, berikan yang terbaik dari dirimu..

Always Do Your Best!!

Bismillah...💪

05/05/2016

Ketika hati semakin baper melihat teman lebih dulu menikah, ketika diri semakin iri ingin menuju ke sana, redamlah dengan Al fatihah, insya Allah ada gilirannya :)

Hanya perihal waktu, dan tentu tentang ikhlas dan sabarmu. Allah paling tahu waktu terbaik kapan dua insan yang ditakdirkan bersama itu bertemu dan bersatu bukan? Yakinkan saja itu :)

Untuk yang telah menikah, jagalah perasaan yang belum menikah, jangan tanya terus "Kapan nikah, Kapan nyusul" sementara tidak di carikan calonnya hehehe ^^

Tapi memang iya, saling menjaga perasaan itu perlu, siapa tahu sebab irinya adalah karena melihatmu, share foto keromantisan berdua, jalan jalan kemana bersama pasangan misalnya dan lain sebagainya, tapi kita sama mendoakan jika pun ada yang iri semoga iri nya adalah iri yang baik yang menuntun pada kebaikkan untuk menjadi lebih baik :)

Yang sudah siap dan mampu menikah segerakan, ditunggu undangannya :)

Yang belum siap dan mampu menikah, tambah ikhtiar dan kesabarannya :) mudah2an segera datang saatnya

Yang sudah menikah semoga di beri keberkahan dalam pernikahannya, menjadi pasangan yang tak hanya bersama dalam dunia tapi juga bersatu sampai ke surga :)

Aamiin,

Betapa menenangkan ketika saling mendoakan :)

Sedikit inspirasi siang, sambil menikmati perjalanan, juga ditemani hujan yang tak luput membawa bingkisan rindu.

Salam,
RFS (Umnaf)🌷

03/05/2016

Jomblo Sholih itu sebelum menikah ia mencari ilmu..
Jomblo yg blm Sholih ia cuma bengang-bengong, cengengesan sana-sini..

Jika ingin dikenal orang, dikenallah karena ilmu
Jika ingin kaya, kayalah karena ilmu
Jika ingin mulia, mulialah karena ilmu

-Ust Okrizal-

Kamu yg mana mblo? 😅
Yuk ahh action cari ilmu dan calon pasangan yg mampu menggandeng tangan kita ke surga.. 😊

20/04/2016

📝"Goresan Menjelang Tidur"🛌

Lebih baik kehilangan sesuatu karena Allah
Daripada kehilangan Allah karena sesuatu.

Konsekuensi yang besar kami ambil yaa Rabb , karena kami lebih memilih Mu...

Kadang kami ‘dikucilkan’ Oleh manusia dengan prinsip hidup kami, dengan gaya dan penampilan kami.
Karena kami melakukan perintahMu yaa Rabb.

Kadang kami disebut 'kuno' karena yang kami pilih adalah kesederhanaan penampilan...
hanya untuk terus belajar istiqomah pada titahMu yaa Rabb.

Kadang kami dianggap tidak ‘solider’, saat memilih menyingkir dari forum ghibah, namimah, apalagi fitnah.
Hanya karena ingin menjauhi apa yang Engkau larang yaa Rabb.

Kadang kami dianggap tidak ‘kooperatif’, bahkan sombong, saat kami menolak ‘pemberian’ yang syubhat, harta-harta yang tidak jelas halal haramnya,
Hanya karena kami ingin menjaga diri kami yaa Rabb.

Kami rela menjalaninya.
karena kami lebih memilihmu dan Berharap akan ridhoMu,
kuatkan kami untuk tetap teguh dijalanMu...aamiin

Address

Yogyakarta City
55561

Telephone

085726488385

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Remaja Muslim Keren Abiezt posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The University

Send a message to Remaja Muslim Keren Abiezt:

Share